Ricuh Penertiban Pasar Anyar Tangerang, Satpol PP yang Banting Pedagang Disanksi Teguran Keras
Sabtu, 06 Mei 2023 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, A mengaku menjadi korban dari kerusuhan tersebut. Kata A saat itu dia hendak meredam kerusuhan. Namun yang terjadi dirinya malah dipukul dari belakang oleh Satpol PP.
"Saya mau misahin. Malah kena tonjok dari belakang," ungkapnya. Dalam kericuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tak bisa berbuat banyak.
A pun heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemkot Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.
"Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Di sana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban)," tandasnya.
Baca juga: Identitas Masih Misterius, Begini Ciri-ciri Mayat Laki-laki yang Terkubur di Hutan Bambu Tangerang
Pemkot Tangerang, kata A, juga pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A lokasi yang ditawarkan oleh pemkot tidak strategis.
"Tapi Tempatnya nggak memadai. Kebanyakan modal kebuang dagangan abis (sepi pembeli). Akhirnya minjem ke rentenir," tutupnya.
"Saya mau misahin. Malah kena tonjok dari belakang," ungkapnya. Dalam kericuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tak bisa berbuat banyak.
A pun heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemkot Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.
"Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Di sana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban)," tandasnya.
Baca juga: Identitas Masih Misterius, Begini Ciri-ciri Mayat Laki-laki yang Terkubur di Hutan Bambu Tangerang
Pemkot Tangerang, kata A, juga pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A lokasi yang ditawarkan oleh pemkot tidak strategis.
"Tapi Tempatnya nggak memadai. Kebanyakan modal kebuang dagangan abis (sepi pembeli). Akhirnya minjem ke rentenir," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :