Titik Nadir Pekerja Hiburan Malam di Masa Pandemi Corona

Rabu, 22 Juli 2020 - 08:04 WIB
loading...
Titik Nadir Pekerja...
Pekerja tempat hiburan malam berunjukrasa ke Balai Kota DKI menuntut Anies membuka tempat kerja mereka, kemarin. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pesan WhatsApp (WA) Sarah (bukan nama sebenarnya) tiba-tiba berbunyi. Seketika itu juga dia bergegas mengambil ponselnya yang tergeletak di atas kasur. Mata wanita bertubuh langsing ini langsung berkaca-kaca saat membaca isi pesannya.

Sarah tak putus asa. Wanita berusia 23 tahun ini lalu mengirimkan pesan WA kepada temannya yang lain. Lagi-lagi, raut wajahnya murung bercampur sedih. Jari tangannya terus mengetik isi pesan WA dengan sasaran lain. Kali ini, matanya meneteskan air mata.

Sarah bingung dan panik. Dia harus ke mana lagi meminjam uang, sementara sewa kosan belum dibayar dua bulan. Sejumlah perhiasan dan barang berharga lainnya sudah habis dijual untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Ya, sudah hampir lima bulan terakhir, wanita asal Subang, Jawa Barat, ini tidak bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Jakarta karena pandemi Covid-19. (Baca: Ratusan Pekerja Hiburan Malam eruduk Pemprov DKI)

Jalan pintas pun akhirnya dilakukan. Untuk membayar sewa kosan, dia terpaksa beralih profesi menjadi wanita panggilan. Tarif yang dibanderol relatif murah. Janda satu anak ini mematok harga antara Rp300.000–500.000 untuk sekali kencan. Apa pun itu profesinya, termasuk menggadaikan kehormatan, terpaksa dia lakoni demi mendapatkan uang. “Jalan pintas ini terpaksa saya lakukan,” ungkap Sarah.

Sarah merupakan satu dari ribuan pekerja tempat hiburan malam yang terdampak pandemi karena tempat kerjanya ditutup. Mereka harus banting setir untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Terlebih sampai saat ini tempat hiburan malam belum boleh buka karena masih berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Terjun bebas ke dunia kelam juga dilakoni Amel (bukan nama sebenarnya). Wanita berkulit sawo matang ini bekerja sebagai terapis di salah satu pusat kebugaran di kawasan Jakarta Selatan. Setelah tempat kerjanya ditutup karena Covid-19, dia memutuskan pulang kampung. Hanya bertahan satu bulan, dia kembali ke Jakarta karena uangnya habis.

Sayang, keinginannya kandas. Pekerjaan tak dapat, sementara pengeluaran jalan terus. Jangankan untuk membeli perlengkapan make-up, untuk makan saja sulit. Alih-alih dia kebingungan sampai nekat terjun ke dunia prostitusi. “Hanya pekerjaan ini yang bisa saya lakukan. Cukup bermodal kecantikan, dapat uang dengan mudah,” tuturnya.

Tarif yang dipatok mengikuti pasaran yang berlaku. Untuk short time dia mematok harga Rp500.000, sedangkan long time Rp1 juta atau bila terjadi tawar-menawar mentok di angka Rp800.000. Penghasilan yang didapat sangat lumayan. Dalam seminggu bisa menghasilkan sekitar Rp5 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
Di Mana Perang Dunia...
Di Mana Perang Dunia III akan Terjadi? Ini Titik Geopolitik Terpanas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved