Awas! Gelombang Laut Setinggi 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Sulawesi Utara
Jum'at, 05 Mei 2023 - 08:20 WIB
loading...
BMKG memperkirakan gelombang laut setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Sulawesi Utara. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MANADO - Gelombang laut setinggi 2,5 meter, berpotensi terjadi di wilayah perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di laut tersebut, hingga Sabtu (6/5/2023).
Baca juga: Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi Sampai Besok
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror mengatakan, warga yang melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter, diimbau untuk lebih berhati-hati.
Sementara untuk kondisi angin, dia menyebut, pada umumnya angin bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 6-15 knot. Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung-Likupang, perairan selatan Sulawesi Utara, dan Laut Maluku.
Baca juga: Ngeri! Detik-detik 2 Bus TNI AL Nyaris Ditabrak Lokomotif saat Terobos Palang Pintu Kereta Api
Adanya angin kencang tersebut, juga turut berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah tersebut. "Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter atau sedang berpeluang terjadi di perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, serta sebelah selatan Laut Maluku," katanya.
Dia juga berharap masyarakat memperhatikan risiko tinggi gelombang laut tinggi, terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Baca juga: Viral! Penjual Sayur di Cilacap Bayar Pajak Motor Pakai Uang Receh Pecahan Rp500
Kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. Sementara kapal ferry atau penyeberangan, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Sedangkan untuk kapal kategori besar, harap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot, dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.
Baca juga: Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi Sampai Besok
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror mengatakan, warga yang melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter, diimbau untuk lebih berhati-hati.
Sementara untuk kondisi angin, dia menyebut, pada umumnya angin bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 6-15 knot. Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung-Likupang, perairan selatan Sulawesi Utara, dan Laut Maluku.
Baca juga: Ngeri! Detik-detik 2 Bus TNI AL Nyaris Ditabrak Lokomotif saat Terobos Palang Pintu Kereta Api
Adanya angin kencang tersebut, juga turut berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah tersebut. "Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter atau sedang berpeluang terjadi di perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, serta sebelah selatan Laut Maluku," katanya.
Dia juga berharap masyarakat memperhatikan risiko tinggi gelombang laut tinggi, terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Baca juga: Viral! Penjual Sayur di Cilacap Bayar Pajak Motor Pakai Uang Receh Pecahan Rp500
Kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. Sementara kapal ferry atau penyeberangan, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Sedangkan untuk kapal kategori besar, harap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot, dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.
(eyt)
Lihat Juga :