Volume Kendaraan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023 di Jabar Meningkat Tajam
Jum'at, 28 April 2023 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Koswara mengatakan, untuk kendaraan roda dua dari jumlah 719.317 kendaraan menjadi 2.577.502 kendaraan (258,33 persen), untuk kendaraan roda empat dari jumlah 372.016 kendaraan menjadi 1.126.462 kendaraan (202,80 persen), untuk kendaraan angkutan bis kecil dari jumlah 12.580 kendaraan menjadi 49.353 kendaraan (292,31 persen).
Kemudian, untuk kendaraan angkutan bis besar dari jumlah 7.169 kendaraan menjadi 29.916 kendaraan (317,30 persen) untuk kendaraan angkutan barang kecil dari jumlah 21.029 kendaraan menjadi 85.574 kendaraan (306,93 persen), sedangkan untuk kendaraan angkutan barang besar dari jumlah 3.031 kendaraan menjadi 20.743 kendaraan (584,36 persen).
Baca juga: Puncak Arus Balik, 50.000 Kendaraan Pemudik Melintasi Pantura Cirebon ke Arah Jakarta
Menurutnya, arus mudik tertinggi terjadi pada tanggal 20 April 2023, sementara arus balik sudah terjadi dari H+3 atau ditanggal 24 April 2023 namun tidak signifikan.
"Untuk puncaknya sementara terjadi pada H+5 tanggal 25 April 2023, mengingat masa cuti sudah berakhir. Namun diprediksi H+7/8 puncak arus balik akan terjadi sesuai prediksi kementerian Perhubungan sebagai imbas dari himbauan Presiden Jokowi dan masa libur anak sekolah yang berakhir di 2 Mei 2023," tutur dia.
Di sisi lain, untuk pergerakan lalu lintas di kawasan perbatasan Jabar dan Jawa Tengah yakni di Losari dan Cijolang, terjadi penurunan volume kendaraan yang masuk ke Jabar sekitar 5 persen.
"Begitu juga halnya dengan pergerakan menuju Jawa Tengah terpantau mengalami penurunan sekitar 28 persen. Dalam pantauan data yang ada arus balik menuju Jawa Barat dibandingkan dengan arus mudik tercatat sekitar 48 persen," terangnya.
Penururan volume kendaraan juga terjadi di titik-titik tempat wisata, seperti Ciwidey, Pangalengan, Puncak dan Pangandaran.
Kemudian, untuk kendaraan angkutan bis besar dari jumlah 7.169 kendaraan menjadi 29.916 kendaraan (317,30 persen) untuk kendaraan angkutan barang kecil dari jumlah 21.029 kendaraan menjadi 85.574 kendaraan (306,93 persen), sedangkan untuk kendaraan angkutan barang besar dari jumlah 3.031 kendaraan menjadi 20.743 kendaraan (584,36 persen).
Baca juga: Puncak Arus Balik, 50.000 Kendaraan Pemudik Melintasi Pantura Cirebon ke Arah Jakarta
Menurutnya, arus mudik tertinggi terjadi pada tanggal 20 April 2023, sementara arus balik sudah terjadi dari H+3 atau ditanggal 24 April 2023 namun tidak signifikan.
"Untuk puncaknya sementara terjadi pada H+5 tanggal 25 April 2023, mengingat masa cuti sudah berakhir. Namun diprediksi H+7/8 puncak arus balik akan terjadi sesuai prediksi kementerian Perhubungan sebagai imbas dari himbauan Presiden Jokowi dan masa libur anak sekolah yang berakhir di 2 Mei 2023," tutur dia.
Di sisi lain, untuk pergerakan lalu lintas di kawasan perbatasan Jabar dan Jawa Tengah yakni di Losari dan Cijolang, terjadi penurunan volume kendaraan yang masuk ke Jabar sekitar 5 persen.
"Begitu juga halnya dengan pergerakan menuju Jawa Tengah terpantau mengalami penurunan sekitar 28 persen. Dalam pantauan data yang ada arus balik menuju Jawa Barat dibandingkan dengan arus mudik tercatat sekitar 48 persen," terangnya.
Penururan volume kendaraan juga terjadi di titik-titik tempat wisata, seperti Ciwidey, Pangalengan, Puncak dan Pangandaran.
Lihat Juga :