Pemda DIY Gelar Jogja Joged 2023, Sebanyak 450 Penari Akan Bersedekah Tari
Kamis, 27 April 2023 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Karena, Jogja Joged merupakan implementasi dari kerukunan, kebersamaan dan solidaritas masyarakat tari di DIY yang tidak hanya sekedar seremonial belaka.
Tahun 2023 ini, Jogja Joged akan dipusatkan di Kulonprogo setelah sebelumnya di gelar di Kota Yogyakarta pada 2021 dan Bantul pada 2022. Menyusul akan digelar di Sleman dan Gunungkidul nantinya.
Sebelumnya akan didahului event pendukung yang akan lebih menguatkan dan menarasikan serta merepresentasikan gerakan budaya tarian khas dari DIY. "Banyak tokoh-tokoh besar alias para maestro tari akan berkolaborasi terlibat nantinya,"tutur dia.
Ketua Panitia Acun Kuncoro Dewo menuturkan adanya solidaritas dari 4 kabupaten 1 kota di DIY menjadi spirit terselenggaranya Jogja Joged 2023. Oleh karena itu, solidaritas merupakan kunci dari terselenggaranya Joged 2023.
Untuk persiapan penyelenggaraan secara keseluruhan, panitia telah menyiapkan dengan matang, serta berkoordinasi bersama seniman tari yang ada di DIY. "Adapun total jumlah pendukung yang terlibat dalam acara ini berjumlah 450 orang," ujarnya.
Art Director Jogja Joged Pulung Jati Ronggo Murti menambahkan terkait tema Joged 2023 tetap konsisten mengangkat kearifan lokal di wilayah masing-masing.
Seperti pada penyelenggaraan Joged sebelumnya yang mengangkat tarian klasik Klana Topeng sebagai masterpiece di Kota Yogyakarta dan Tari Montro sebagai masterpiece dari Bantul.
Untuk Joged 2023 di Kulonprogo maka Tari Angguk yang akan menjadi salah satu ikon kearifan lokal DIY. "Tari Angguk yang telah di koreografi menjadi tarian kolosal Joged Angguk tersebut akan ditarikan 225 penari," tambahnya.
Tahun 2023 ini, Jogja Joged akan dipusatkan di Kulonprogo setelah sebelumnya di gelar di Kota Yogyakarta pada 2021 dan Bantul pada 2022. Menyusul akan digelar di Sleman dan Gunungkidul nantinya.
Sebelumnya akan didahului event pendukung yang akan lebih menguatkan dan menarasikan serta merepresentasikan gerakan budaya tarian khas dari DIY. "Banyak tokoh-tokoh besar alias para maestro tari akan berkolaborasi terlibat nantinya,"tutur dia.
Ketua Panitia Acun Kuncoro Dewo menuturkan adanya solidaritas dari 4 kabupaten 1 kota di DIY menjadi spirit terselenggaranya Jogja Joged 2023. Oleh karena itu, solidaritas merupakan kunci dari terselenggaranya Joged 2023.
Untuk persiapan penyelenggaraan secara keseluruhan, panitia telah menyiapkan dengan matang, serta berkoordinasi bersama seniman tari yang ada di DIY. "Adapun total jumlah pendukung yang terlibat dalam acara ini berjumlah 450 orang," ujarnya.
Art Director Jogja Joged Pulung Jati Ronggo Murti menambahkan terkait tema Joged 2023 tetap konsisten mengangkat kearifan lokal di wilayah masing-masing.
Seperti pada penyelenggaraan Joged sebelumnya yang mengangkat tarian klasik Klana Topeng sebagai masterpiece di Kota Yogyakarta dan Tari Montro sebagai masterpiece dari Bantul.
Untuk Joged 2023 di Kulonprogo maka Tari Angguk yang akan menjadi salah satu ikon kearifan lokal DIY. "Tari Angguk yang telah di koreografi menjadi tarian kolosal Joged Angguk tersebut akan ditarikan 225 penari," tambahnya.
(don)
Lihat Juga :