2 Remaja Dikeroyok Geng Motor di Palmerah, 1 Orang Tewas
Kamis, 27 April 2023 - 10:07 WIB
loading...
Seorang remaja berinisial MSG (19) tewas dikeroyok sejumlah orang yang diduga geng motor pada Kamis (27/4/2023). Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Seorang remaja berinisial MSG (19) tewas dikeroyok sejumlah orang yang diduga geng motor pada Kamis (27/4/2023). Peristiwa ini terjadi di Jalan Tomang Raya Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.
Selain menewaskan MSG, pengeroyokan brutal yang dilakukan geng motor ini juga membuat dua orang terluka yakni, AGP (17). Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim mengatakan, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang mengarah pulang dari kawasan Mangga Besar, pukul 02.00 WIB.
Sesampainya di Jalan Tomang Raya, korban dikejar oleh para pelaku yang datang menggunakan lebih dari tiga motor. Para pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam (sajam) celurit.
"Korban MSG meninggal dunia akibat luka sabetan senjata tajam di bagian badan belakang serta dada sebelah kanan," kata Dodi.
Baca: Viral! 2 Pemuda Dihajar Geng Motor di Medan Hanya Gara-gara Suara Klakson
Sementara itu, satu orang korban lain AGP mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Tarakan.
Selain menewaskan MSG, pengeroyokan brutal yang dilakukan geng motor ini juga membuat dua orang terluka yakni, AGP (17). Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim mengatakan, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang mengarah pulang dari kawasan Mangga Besar, pukul 02.00 WIB.
Sesampainya di Jalan Tomang Raya, korban dikejar oleh para pelaku yang datang menggunakan lebih dari tiga motor. Para pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam (sajam) celurit.
"Korban MSG meninggal dunia akibat luka sabetan senjata tajam di bagian badan belakang serta dada sebelah kanan," kata Dodi.
Baca: Viral! 2 Pemuda Dihajar Geng Motor di Medan Hanya Gara-gara Suara Klakson
Sementara itu, satu orang korban lain AGP mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Tarakan.
Lihat Juga :