alexametrics

Kartu Tertelan Mesin ATM, Uang Tabungan Rp45 Juta Lenyap

loading...
Kartu Tertelan Mesin ATM, Uang Tabungan Rp45 Juta Lenyap
Leni terlihat menangis saat melapor ke Polisi.(Foto: Muhammad Moeslim/Koran SINDO)
A+ A-
PALEMBANG - Nahas dialami Leni Triana (35), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ini kehilangan uang tabungan di dalam Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebanyak Rp45 Juta.

Atas kejadian itu korban melaporkannya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Palembang, Jumat (29/1/216).

Warga Jalan Komplek Bougenville Blok C No 07 RT, 035, RW 011, Jakabaring Palembang ini menceritakan kronologis hilangnya uangnya tersebut dihadapan polisi.

Awalnya pada hari Kamis 28 Januari 2016 siang, ia datang ke Alfarmart OPI Jakabaring yang memiliki mesin ATM BCA.



Lalu ia mentransfer uang sebesar Rp200.000 untuk adiknya. Namun sialnya kartu ATM tertelan dan tidak mau keluar lagi setelah ia berusaha memencet tombol cancel.

"Memang ada orang dibelakang saya berusaha menolong katanya pencet tombol ini. Tetapi ATM saya tetap tidak mau keluar," keluhnya di hadapan polisi.

Setelah itu, Leni melaporkannya kepada karyawan Alfarmat dan memberikan solusi agar ia pulang. Karena hal itu akan dilaporkan karyawan Alfarmat ke pihak Bank BCA untuk dicek.

"Saya tinggalkan nomor telepon kepada karyawan Alfarmart, sorenya saya datang. Ternyata katanya belum ada pihak bank yang datang," jelasnya lagi.

Keesokan hari Leni sendiri datang ke Bank BCA KCP Seberang Ulu I untuk meminta solusi tertelannya ATM miliknya tersebut. Terkejut buka kepalang, saat petugas Bank memberikan kabar bahwa jumlah saldonya sebesar 45.400.000 lenyap.

"Saldo saya tinggal 41.000 pak, kata pihak bank. Makanya saya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke sini (kantor polisi)," ujarnya meneteskan air mata.

Ia berharap polisi segera menangkap pelaku tersebut dan bisa mengembalikan uang miliknya tersebut.

Lantaran ia tidak lagi memiliki sisa uang selain uang di dalam tabunganya tersebut. "Tolong saya pak cepat temukan pelakunya," harapnya sembari merengek.

Sementara itu, KA SPKT Polresta Palembang Iptu Cek Mantri mengatakan,pihaknya sudah menerima laporan korban. Agar bisa ditindak lanjuti laporan korban akan dilimpahkan kepada petugas Satuan Reskrim Polresta Palembang.

"Laporan ibu akan kita tindak lanjuti ke Reskrim. Semoga pelaku bisa kita tangkap," tegasnya dihadapan korban.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak