Kaukus Kelautan Dibentuk untuk Perkuat Maritim Indonesia

Selasa, 21 Juli 2020 - 08:54 WIB
loading...
Kaukus Kelautan Dibentuk...
Kaukus kelautan sangat diperlukan kehadiraannya mengingat luas teritorial Indonesia sebagian besar adalah laut dibandingkan daratan. (Foto/Ist)
A A A
BANTEN - Kaukus kelautan sangat diperlukan kehadiraannya mengingat luas teritorial Indonesia sebagian besar adalah laut dibandingkan daratan.

Pada konteks itulah di dilahirkan kaukus kelautan bertujuan untuk memajukan pengembangan ekonomi maritim Indonesia yang berkelanjutan. Kaukus sudah diluncurkan pada 16 Juli 2020 lalu berusaha memfasilitasi pencapaian solusi legislatif untuk tata kelola sumber daya alam Indonesia yang baik. Kaukus kelautan ini dilahirkan oleh DPR. (BACA JUGA: Istilah Berganti Wabah Tak Pergi)

Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi menyambut baik kehadiran Kaukus Kelautan ini. "Kehadiran Kaukus Kelautan ini dapat memperkuat fungsi pengawasan, tugas legislatif, dan fungsi penganggaran DPR dengan memfasilitasi sinergi antara komisi, dan pada akhirnya berfungsi untuk memperkuat keamanan maritim Indonesia, serta memfasilitasi pertukaran internasional dan dialog produktif dengan kaukus mitra di negara lain,"sebutnya saat kunjungan ke Banten, Senin (20/7/2020).

Sementara itu Co-Chairs Kaukus Kelautan Sudin mengatakanuntuk mencapai kebutuhan Indonesia akan pasokan makanan berkualitas yang terjangkau, sektor perikanan, akuakultur, dan pertanian harus terus dikembangkan. (BACA JUGA: Lagi, Klaster COVID-19 Karyawan Sumsel di Siak Riau Bertambah 4 Orang)

"Dan untuk mencapai hal ini, harus ada pedoman peraturan yang konsisten dan koordinasi antara pemerintah, parlemen, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menarik pembiayaan dan investasi tambahan," sebutnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Pengusaha Asal Situbondo...
Pengusaha Asal Situbondo Ungkap Idenya Direspons Positif Pemerintah
Menteri Trenggono Segera...
Menteri Trenggono Segera Benahi KNMP Pujiharjo Malang
Cerita Keluarga Pegawai...
Cerita Keluarga Pegawai KKP sebelum Terima Kabar Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved