Cek Kesiapan KPUD Banyuwangi, LaNyalla Singgung Sistem Pilpres Liberal

Rabu, 19 April 2023 - 21:18 WIB
loading...
Cek Kesiapan KPUD Banyuwangi,...
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengecek kesiapan KPUD Banyuwangi menyambut Pemilu 2024, Rabu (19/4/2023).
A A A
BANYUWANGI - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengecek kesiapan KPUD Banyuwangi menyambut Pemilu 2024, Rabu (19/4/2023).

Dalam kunjungan tersebut, LaNyalla bercerita tentang sistem Pilpres ala liberal barat yang digunakan Indonesia sejak 2004.

Ia juga menyinggung adanya potensi pemilihan umum legislatif dengan sistem proporsional tertutup yang sekarang masih berproses di mahkamah konstitusi.

"Apakah nantinya Pemilu untuk partai menggunakan sistem proporsional terbuka atau tertutup, KPUD Banyuwangi harus sudah siap. Bahkan, jika pemilu harus ditunda sekali pun, KPUD Banyuwangi harus sudah siap dengan konsekuensi tersebut," kata LaNyalla.
Cek Kesiapan KPUD Banyuwangi, LaNyalla Singgung Sistem Pilpres Liberal

Dikatakan LaNyalla, sistem pemilihan presiden dan wakil presiden saat ini yang menggunakan pemilihan langsung sesungguhnya merupakan mekanisme ala liberal Barat. Hal ini imbas amandemen Konstitusi empat tahap yang terjadi pada 1999-2002.

"Amandemen Konstitusi yang dilakukan antara tahun 1999 hingga 2002 silam, bukanlah penyempurnaan. Tetapi penggantian sistem demokrasi Pancasila menjadi sistem demokrasi liberal ala Barat," kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, sejak amandemen itu, arah perjalanan bangsa ini tidak lagi ditentukan oleh Lembaga Tertinggi Negara. Sebab, MPR RI yang mewadahi semua elemen bangsa, dari partai politik, Utusan Daerah dan Utusan Golongan-Golongan, telah dihapus sebagai pemegang kedaulatan rakyat.

Sehingga sudah tidak ada lagi Sila Keempat dari Pancasila, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

"Itulah mengapa hasil penelitian akademik Pusat Studi Pancasila UGM di Yogyakarta, oleh Profesor Kaelan dan Profesor Sofyan Efendi, menyebut bahwa isi pasal-pasal dari Undang-Undang Dasar hasil Amandemen sudah tidak lagi menjabarkan Ideologi Pancasila, tetapi justru menjabarkan Ideologi Liberalis dan Individualis," tutur LaNyalla.

Oleh karena itu, LaNyalla mengajak semua pihak untuk kembali kepada sistem yang telah dirumuskan para pendiri bangsa, yakni demokrasi Pancasila.

Dalam demokrasi Pancasila, seluruh elemen masyarakat terwakili dalam Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai representasi kedaulatan rakyat.

“Mereka kemudian menggunakan mekanisme musyawarah mufakat menunjuk Mandataris. Sehingga Presiden nantinya merupakan petugas rakyat, bukan petugas partai," tegas LaNyalla.

Ketua KPUD Banyuwangi, Dwi Anggraeni, menjelaskan jika secara kelembagaan pihaknya dalam kondisi siap menggelar pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup atau proporsional terbuka.

"Prinsipnya, apakah nantinya proporsional tertutup atau terbuka, kami dalam posisi siap. Kami terus sosialisasikan apa itu proporsional tertutup dan terbuka kepada masyarakat," kata Dwi.

Teknis lainnya, Dwi melanjutkan, pihaknya juga akan menyesuaikan dengan keputusan yang akan diambil oleh MK dan pemerintah.

"Secara teknis tak ada kendala. Kami siap segera untuk beradaptasi dengan sistem yang dipilih nantinya. Kalau proporsional terbuka, kami siap. Begitu juga dengan proporsional tertutup, tak ada masalah," ujar Dwi.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi Staf Ahli A Zaldy Irza Pahlevi Abdurrasyid. Sedangkan Ketua KPUD Banyuwangi dampingi anggota yakni Dian Mardiyanto dan Eko Sumanto.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Buruh 2026, Fahira...
Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan
KPU Jabar Buka Suara...
KPU Jabar Buka Suara Soal Viral Foto Komeng di Surat Suara DPD RI
Gelar Lokakarya Partisipasi...
Gelar Lokakarya Partisipasi Pemilih, Partai Perindo Gowa Minta Para Caleg Kompak
Megahnya Stadion Bonebol,...
Megahnya Stadion Bonebol, Bangunan Ikonik Ini Ide Bupati Hamim Pou
Didukung PTBA, Songket...
Didukung PTBA, Songket dan Batik Khas Tanjung Enim Meriahkan Halal Bihalal Antera
Hadiri Coffee Morning,...
Hadiri Coffee Morning, Zudan: Ajak untuk Utamakan Output Program
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Fahira Idris Sampaikan...
Fahira Idris Sampaikan 5 Rekomendasi Pemutakhiran Data PBI JKN, Ini Poinnya
DPD Juara II Reksa Bandha...
DPD Juara II Reksa Bandha 2025 untuk Kualitas Pelaporan BMN
Rekomendasi
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved