Puncak Mudik Lebaran 2023, Waspadai Bottleneck di Persimpangan Tol MBZ
Rabu, 19 April 2023 - 17:23 WIB
loading...
Titik kemacetan pertama arus mudik Lebaran 2023 yang perlu diwaspadai yakni persimpangan Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menuju Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Arus lalu lintas kendaraan dari Jakarta menuju Trans Jawa diperkirakan terus meningkat pada mudik Lebaran 2023. Titik kemacetan pertama yang perlu diwaspadai yakni persimpangan Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menuju Tol Jakarta-Cikampek.
“Bottleneck kami identifikasi di persimpangan Tol MBZ, kemudian turun bertemu yang menggunakan tol reguler. Jadi, itu bottleneck pertama,” ungkap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam program iNews Live sore, Rabu (19/4/2023).
Kepadatan kendaraan dari Jakarta sejak pagi tadi, Rabu (19/4/2023) menyebabkan pihak kepolisian harus melakukan rekayasa lalu lintas lebih cepat dari jadwal yang sudah dipublikasikan sebelumnya.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2023, Tol Layang MBZ Pakai Skema Buka Tutup
Jika kondisi lalu lintas terus meningkat hingga menyebabkan kemacetan yang mengular maka rekayasa lalu lintas berpotensi diperpanjang.
“Jadi, sejak kemarin sudah diberlakukan one way di KM 62 Gerbang Tol Cikatama sampai Gerbang Tol Kalikangkung KM 414. Kemudian, contraflow juga diberlakukan di KM 40-an sampai KM 72. Bahkan, kemungkinan akan maju lagi melihat situasi aliran mobil dari Jakarta sudah sangat tinggi sehingga rekayasa lalu lintas mungkin akan diperpanjang,” ujarnya.
“Bottleneck kami identifikasi di persimpangan Tol MBZ, kemudian turun bertemu yang menggunakan tol reguler. Jadi, itu bottleneck pertama,” ungkap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam program iNews Live sore, Rabu (19/4/2023).
Kepadatan kendaraan dari Jakarta sejak pagi tadi, Rabu (19/4/2023) menyebabkan pihak kepolisian harus melakukan rekayasa lalu lintas lebih cepat dari jadwal yang sudah dipublikasikan sebelumnya.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2023, Tol Layang MBZ Pakai Skema Buka Tutup
Jika kondisi lalu lintas terus meningkat hingga menyebabkan kemacetan yang mengular maka rekayasa lalu lintas berpotensi diperpanjang.
“Jadi, sejak kemarin sudah diberlakukan one way di KM 62 Gerbang Tol Cikatama sampai Gerbang Tol Kalikangkung KM 414. Kemudian, contraflow juga diberlakukan di KM 40-an sampai KM 72. Bahkan, kemungkinan akan maju lagi melihat situasi aliran mobil dari Jakarta sudah sangat tinggi sehingga rekayasa lalu lintas mungkin akan diperpanjang,” ujarnya.
Lihat Juga :