Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditangkap, Dua Ditembak

Senin, 20 Juli 2020 - 20:49 WIB
loading...
Spesialis Pecah Kaca...
Tiga orang pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil diamankan di Mapolres Mojokerto. Ketiga beraksi mencuri uang Rp259 juta. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
MOJOKERTO - Tiga orang pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil di depan Bank Mandiri Jalan Raya Ngoro, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dibekuk polisi. Dua orang pelaku terpaksa ditembak petugas lantaran melawan saat ditangkap.

(Baca juga: Bawa 55 Kg Sabu, 2 Pengedar Antar Provinsi Tewas Ditembak )

Ketiga pelaku yakni Angga Ismawahyudi (30), asal Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan Pasuruan. Kemudian Husen (35), warga Mulyorejo Baru, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Sementara pelaku ketiga yakni Hariyanto (38), warga Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Aleksander mengungkapkan, ketiga pelaku ditangkap petugas pada waktu dan tempat yang berbeda, diantaranya Surabaya, Pasuruan, dan Mojokerto. Hariyanto, lebih dahulu diringkus setelah petugas Satreskrim Polres Mojokerto melakukan penyelidikan selama sebulan.

"Dari rekaman CCTV dan pemeriksaan di lokasi mengarah ke pelaku. Kemudian yang bersangkutan kita amankan. Dari pengakuan pelaku Ht ini mengarah ke dua pelaku lain yakni Ag dan Hs, sehingga kedua pelaku lain bisa diamankan," kata Dony Aleksander dalam konferensi pers, Senin (20/7/2020).

(Baca juga: Pemerintah Harus Fasilitasi Siswa yang Terkendala Belajar Daring )

Aksi pencurian pecah kaca mobil yang dilakukan ketiga pelaku tersebut, terjadi pada 8 Juni 2020 lalu. Ketika itu, karyawan perusahaan bernama Mahyudin dan Yuyun Sekaringtyas (40), baru saja mengambil uang Rp259 dari Bank BCA Ngoro. Dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia, keduanya kemudian melanjutkan perjalanan ke Bank Mandiri yang tak jauh dari Bank BCA Ngoro.

Setibanya di halaman parkir Bank Mandiri Ngoro, keduanya karyawan perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan jaring ikan ini, lantas turun dari mobil dan masuk ke dalam bank. Mereka bermaksud kembali mengambil uang di bank tersebut. Sementara uang Rp259 juta yang diambil dari Bank BCA disimpan di lantai mobil disela dasboard dengan jok mobil.

Tak lama, dua orang pelaku menyatroni mobil dengan nomor polisi (Nopol) N 1722 V itu. Pelaku lantas mengambil uang ratusan juta dengan cara memecah kaca mobil bagian kiri. Aksi pencurian itu baru diketahui setelah dua orang karyawan tersebut keluar dari dalam bank dan bermaksud kembali ke perusahaan.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku pencurian diketahui ada tiga orang sebenarnya. Ketiga pelaku ini mempunyai peran yang berbeda-beda juga. Satu pelaku berperan sebagai pengecek atau memantau sasaran awal, dua pelaku lain sebagai eksekutor," terangnya.

(Baca juga: Dilindas Truk di Jalur Pantura Tuban, 2 Pemotor Tewas Mengenaskan )

Menurut Kapolres, Angga, Husen dan Hariyanto memang merupakan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca. Sasarannya, para pengusaha atau warga yang baru saja mengambil uang di bank. Selama ini, komplotan tersebut sudah beraksi sebanyak lima kali di berbagai daerah yang berbeda.

"Selain di Mojokerto, ketiga pelaku juga pernah melakukan aksi yang serupa yakni di Pasuruan dan Gresik. Saat di Pasuruan mereka berhasil membawa uang Rp18 juta. Sementara aksi yang terakhir dilakukan di Mojokerto, 8 Juni 2020 dan berhasil membawa kabur uang sebesar 259 juta," tegasnya.

Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap jaringan para pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil ini. Sementara dari ketiga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti. Diantaranya, handphone, pakaian milik para pelaku yang digunakan saat beraksi, satu unit motor, penutup wajah, serta uang sisa aksi kejahatan.

"Kita juga mengamankan TV dan dan sertivikat tanah milik pelaku, yang dibeli dari hasil kejahatan. Untuk dua pelaku (Angga dan Heriyanto) memang kita berikan tindakan tegas dan terukur (ditembak) karena berusaha melawan dan membahayakan petugas saat ditangkap," tandas Dony.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap 173 Begal, Penasihat Ahli Kapolri: Agar Jakarta Aman
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Sadis! Begal Ikat dan...
Sadis! Begal Ikat dan Buang Perempuan Cantik di Jalanan, Mobil dan iPhone Digasak
Cerita Anggun C Sasmi...
Cerita Anggun C Sasmi Dua Kali Jadi Korban Perampokan di Paris, Berlian Hasil Kerja Keras Raib
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Rekomendasi
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved