Sejarah Stasiun Gambir, Ikon Mudik Lebaran yang Selalu Ramai Sejak Zaman Hindia Belanda
Senin, 17 April 2023 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai tempat pemberhentian di Weltevreden, NISM membangun Halte Koningsplein, bangunan kecil yang sederhana. Pada perkembangannya, NISM membangun perhentian baru di Weltevreden.
Stasiun Weltevreden beroperasi pada 4 Oktober 1884. Keberadaan Stasiun Weltevreden menggantikan peran Halte Koningsplein. Stasiun tersebut melayani perjalanan kereta jauh seperti Bandung dan Surabaya. Pada 1937, nama Stasiun Weltevreden diganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein.
Kini, Stasiun Batavia Koningsplein lebih dikenal dengan nama Stasiun Gambir. Penamaan Gambir tidak diketahui pasti, namun kiranya sekitar 1922.
Ketika itu, masyarakat menyebut Koningsplein dengan Lapangan Gambir. Konon, di lapangan tersebut tumbuh pohon Gambir. Pohon Gambir adalah pohon yang getahnya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat gambir, salah satu bahan untuk menyirih.
Stasiun Gambir dibuka untuk umum bersamaan dengan peresmian jalur pada 6 Juni 1922. Stasiun Gambir diresmikan Presiden Soeharto yang sekaligus ditandai dengan dioperasikannya KRL.
Stasiun Weltevreden beroperasi pada 4 Oktober 1884. Keberadaan Stasiun Weltevreden menggantikan peran Halte Koningsplein. Stasiun tersebut melayani perjalanan kereta jauh seperti Bandung dan Surabaya. Pada 1937, nama Stasiun Weltevreden diganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein.
Kini, Stasiun Batavia Koningsplein lebih dikenal dengan nama Stasiun Gambir. Penamaan Gambir tidak diketahui pasti, namun kiranya sekitar 1922.
Ketika itu, masyarakat menyebut Koningsplein dengan Lapangan Gambir. Konon, di lapangan tersebut tumbuh pohon Gambir. Pohon Gambir adalah pohon yang getahnya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat gambir, salah satu bahan untuk menyirih.
Stasiun Gambir dibuka untuk umum bersamaan dengan peresmian jalur pada 6 Juni 1922. Stasiun Gambir diresmikan Presiden Soeharto yang sekaligus ditandai dengan dioperasikannya KRL.
(jon)
Lihat Juga :