Kayangan Api dan Pertapaan Pembuat Keris Kerajaan Majapahit

Sabtu, 15 April 2023 - 05:24 WIB
loading...
A A A
Para pengunjung ini datang dari beberapa daerah dengan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang ritual dan berdoa meminta jodoh, usaha lancar, hingga mendapatkan kedudukan karena meyakini Kayangan Api merupakan tempat yang sakral.

Sejarahnya Kayangan Api pernah digunakan sebagai tempat pengambilan api Pekan Olah Raga Nasional (PON) Jawa Timur ke-XV tahun 2000, kemudian menjadi sumber api semangat saat perayaan hari jadi Bojonegoro dan untuk upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengkubuwana X.

Namun dalam pengambilannya tak bisa sembarang orang dan asal melakukannya. Akan tetapi harus melalui upacara adat dan selamatan dengan menyanyikan gending atau lagu jawa yang merupakan kesukaan Mbah Kriyo Kusumo.

Kendati saat ini Kayangan Api telah berevolusi menjadi wisata geoheritage, namun nuansa mistis masih terasa kental, perpaduan pemandangan alam hutan jati dengan sajian kuliner tradisional lokal masyarakat Ngasem.

Menilik sisi lain Kayangan Api, ternyata ada sebuah kolam berukuran sedang yang dipagar secara melingkar. Uniknya kolam berisi air ini senantiasa mendidih walaupun di bawahnya tidak terdapat api.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengungkapkan, akan terus mengembangkan obyek wisata ini. Salah satunya menambah obyek wisata seperti tempat persemedian yang kondisinya saat ini perlu ditata.

Anna berharap obyek wisata ini semakin diminati wisatawan dalam dan luar negeri, termasuk kegiatan olahraga masyarakat bisa berkunjung ke Api Kayangan yang terletak di pedalaman hutan lindung ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FKH Unair Gelar Pengmas,...
FKH Unair Gelar Pengmas, Jadikan Desa Palembon Bojonegoro sebagai Sentra Bebek
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Momen Prabowo-Putin...
Momen Prabowo-Putin Bertukar Cenderamata: Buku, Garuda, Keris Bali, hingga Pedang Perwira
Rekomendasi
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved