Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Komentar 2 Tokoh Persib
Jum'at, 14 April 2023 - 13:02 WIB
loading...
Tantan Dzalikha dan Abdul Rikrik berkomentar tentang gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 saat acara talkshow Bobotoh Bicara Sepakbola Indonesia di Ballroom Hotel Ibis Bandung, Kamis (13/4/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Dua tokoh penting dari Persib Bandung yaitu Tantan Dzalikha selaku mantan pemain dan Dirijen Persib Abdul Rikrik berkomentar tentang gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 .
Hal tersebut diungkapkannya saat acara talkshow Bobotoh Bicara Sepakbola Indonesia di Ballroom Hotel Ibis Bandung, Kamis (13/4/2023). “Menurut saya, apa pun yang terjadi hari ini harus tetap disyukuri,” kata Tantan Dzalikha. Baca juga: Berani Tolak Israel, Ganjar: Kalau Mau Aman Diam Saja
Kang Tantan menilai dengan gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 bukan menjadi halangan sepakbola Indonesia untuk terus maju. Sebab, menurutnya, Indonesia memiliki aturan yang jelas dan harus ditaati soal kedatangan tim sepakbola negara lain.
“Karena menurut pandangan saya, kalau lihat dari peraturan kembali lagi ke FIFA. Apakah mau mengikuti aturan yang ada di Indonesia, jika tim itu (Israel) main di sini. Bahkan kalau secara logika, tidak mungkin hanya karena statement satu orang begitu menggagalkan piala dunia,” ungkapnya.
Dirijen Persib Abdul Rikrik tidak menyalahkan pihak mana pun atas gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. “Karena pada dasar dan intinya, FIFA serta PSSI bisa intropeksi diri. Dari pemerintahan pun harus saling menjaga nama besar Indonesia,” kata Rikrik.
Hal tersebut diungkapkannya saat acara talkshow Bobotoh Bicara Sepakbola Indonesia di Ballroom Hotel Ibis Bandung, Kamis (13/4/2023). “Menurut saya, apa pun yang terjadi hari ini harus tetap disyukuri,” kata Tantan Dzalikha. Baca juga: Berani Tolak Israel, Ganjar: Kalau Mau Aman Diam Saja
Kang Tantan menilai dengan gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 bukan menjadi halangan sepakbola Indonesia untuk terus maju. Sebab, menurutnya, Indonesia memiliki aturan yang jelas dan harus ditaati soal kedatangan tim sepakbola negara lain.
“Karena menurut pandangan saya, kalau lihat dari peraturan kembali lagi ke FIFA. Apakah mau mengikuti aturan yang ada di Indonesia, jika tim itu (Israel) main di sini. Bahkan kalau secara logika, tidak mungkin hanya karena statement satu orang begitu menggagalkan piala dunia,” ungkapnya.
Dirijen Persib Abdul Rikrik tidak menyalahkan pihak mana pun atas gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. “Karena pada dasar dan intinya, FIFA serta PSSI bisa intropeksi diri. Dari pemerintahan pun harus saling menjaga nama besar Indonesia,” kata Rikrik.
Lihat Juga :