Penegakan Hukum Lemah dan Sanksi Ringan Picu Kenaikan Kasus COVID-19

Senin, 20 Juli 2020 - 14:18 WIB
loading...
Penegakan Hukum Lemah...
Sanksi Denda pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diminta untuk dipertegas dan diperbesar. SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Sanksi Denda pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diminta untuk dipertegas dan diperbesar. Sebab, penegakan hokum yang lemas saat PSBB Transisi menyebabkan kasus positif COVID-19 di Jakarta terus meningkat.

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Nova Paloh mengatakan, PSBB yang diterapkan di Ibu Kota saat ini tidak dibarengi dengan penegakan hukum yang ketat. Akibatbya masyarakat cenderung menabrak protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan kenaikan kasus semakin signifikan. (Baca juga; Hari Pertama Sosialisasi Gerakan Bermasker, Masih Banyak Pelanggar )

Bahkan selama sepekan terakhir ini kasus penyakit mematikan ini meroket ke angka 300 dalam sehari. "Sanksinya harus dipertegas dan lebih tinggi lagi dendanya. Masyarakat bisa patuh kalau tegas dan dendanya berat," kata Nova kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

Nova menjelaskan, masyarakat Jakarta Sudah mulai jenuh dengan aturan PSBB. Selama lima bulan belakangan ini aktivitas yang dilakukan serba terbatas gara-gara wabah yang sedang mendunia itu. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta harus lebih ekstra mengingatkan dan mengawasi penegakan hukum pelanggaran protokol kesehatan COVID-19.

Apabila kondisi Jakarta terus diperparah dengan naiknya kasus corona pada PSBB transisi ini, Nova meminta Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya harus memikirkan inovasi baru dalam PSBB untuk menekan kasus wabah ini.

"Pemprov meramu aturan-aturan apa yang perlu diperketat. PSBB transisi ke depan ini harus ada inovasi agar masyarakat patuh terhadap hukum," tegasnya. (Baca juga; Antisipasi Penyebaran Covid-19, BIN Gelar Rapid dan Swab Test Masal Di GOR Sunter )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Jaksa Agung Sebut Denda...
Jaksa Agung Sebut Denda Damai Jadi Solusi Penyelesaian Tindak Pidana Ekonomi
Lapor SPT Perorangan...
Lapor SPT Perorangan Berakhir Hari Ini, Lewat Deadline Kena Denda Segini
Rekomendasi
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Rusia dan Korut Akan...
Rusia dan Korut Akan Menghadapi Sanksi Barat Bersama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved