Anggota TNI AL Mengaku Dirampok, Tangan Terikat Mata dan Mulut Dilakban
Senin, 10 April 2023 - 23:54 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun menyebutkan, sebelum ditinggalkan di TKP, korban sempat dipaksa untuk menyebutkan PIN ATM oleh para pelaku dengan menodongkan pisau, pelaku juga menguras seluruh barang berharga milik korban termasuk uang tunai senilai Rp2,7 juta dalam saku pakaian dan telepon seluler.
Saksi yang juga pemilik warung, Imam Sunanto membenarkan adanya pria yang ditemukan dengan tangan terikat dan mulut dan mata dilakban. “Awalnya saya tidur dan mendapat kabar dari warga ada orang yang terikat katanya habis dibegal, saat saya datang korban sudah dibawa ke warung,” ujarnya.
Baca juga: Memalukan! Sepak Bola Tarkam di Jember Ricuh, Pemain Lari ke Sawah
Dia menyebutkan, dari pengakuan korban, dia adalah anggota TNI AL yang baru pulang dari tugas di Sorong Papua. “Pengakuannya anggota TNI AL habis dari Sorong, Papua, tapi dia tidak menunjukkan kartu anggota,” katanya.
Saksi lain, warga Desa Kebandingan, Dirno juga mengaku melihat korban dengan mata dan mulut tertutup lakban. “Saat itu saya baru pulang dari musallah, tetangga sudah ada di depan rumah dan memberitahukan ada orang yang ditemukan terikat dan dilakban mulutnya di warung. Saat itu langsung lihat dan melaporkan ke kepala desa,” tuturnya.
Hingga Senin sore (10/4/2023) polisi belum memberikan keterangan secara resmi terkait kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi tempat kejadian perkara sekaligus memintai keterangan sejumlah saksi.
Saksi yang juga pemilik warung, Imam Sunanto membenarkan adanya pria yang ditemukan dengan tangan terikat dan mulut dan mata dilakban. “Awalnya saya tidur dan mendapat kabar dari warga ada orang yang terikat katanya habis dibegal, saat saya datang korban sudah dibawa ke warung,” ujarnya.
Baca juga: Memalukan! Sepak Bola Tarkam di Jember Ricuh, Pemain Lari ke Sawah
Dia menyebutkan, dari pengakuan korban, dia adalah anggota TNI AL yang baru pulang dari tugas di Sorong Papua. “Pengakuannya anggota TNI AL habis dari Sorong, Papua, tapi dia tidak menunjukkan kartu anggota,” katanya.
Saksi lain, warga Desa Kebandingan, Dirno juga mengaku melihat korban dengan mata dan mulut tertutup lakban. “Saat itu saya baru pulang dari musallah, tetangga sudah ada di depan rumah dan memberitahukan ada orang yang ditemukan terikat dan dilakban mulutnya di warung. Saat itu langsung lihat dan melaporkan ke kepala desa,” tuturnya.
Hingga Senin sore (10/4/2023) polisi belum memberikan keterangan secara resmi terkait kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi tempat kejadian perkara sekaligus memintai keterangan sejumlah saksi.
(nic)
Lihat Juga :