Kisah Raden Ayu Siti Khotijah, Putri Raja yang Dihukum Mati setelah Kepergok Salat Maghrib

Senin, 03 April 2023 - 05:23 WIB
loading...
Kisah Raden Ayu Siti...
Makam Raden Ayu Siti Khotijah di Kota Denpasar, bali. Foto/Dok. srimartani.bantulkab.go.id
A A A
Makam itu terletak di Jalan Gunung Batukaru, Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Suasananya begitu asri dan rindang, karena masih banyak pohon besar yang berdiri kokoh melindungi makam kuno tersebut.

Baca juga: Tolak Atlet Israel, Bung Karno dengan Gagah Berpidato di Gelanggang Ganefo

Bersebelahan dengan makam kuno itu, juga berdiri pura yang lingkungannya juga masih sangat asri. Di makam kuno yang begitu terawat dan asri tersebut tertulis dalam papan keterangan: "Keramat Agung Pamecitan. Makam Raden Ayu Pamecutan. Alias Hajah Raden Ayu Siti Khotijah".



Pohon besar berdiri kokoh menembus cungkup yang melindungi makam. Batang pohon menancap di antara pusaran kuno yang dilindungi cungkup. Makam itu sangat dikeramatkan, dan selalu ramai dikunjungi wisatawan, utamanya dari Jawa.

Baca juga: Brutal! Massa Rusak Mobil Sedan dan Pukuli 2 Penumpang di Sleman

Banyak penjual buku di sekitar makam, di mana buku-buku tersebut menceritakan tentang sosok Raden Ayu Siti Khotijah yang dimakamkan di makam keramat tersebut. Dalam buku-buku yang diangkat dari cerita rakyat, disebutkan bahwa nama asli Raden Ayu Siti Khotijah adalah Gusti Ayu Made Rai.

Gusti Ayu Made Rai, atau juga dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Raden Ayu Pemecutan, adalah seorang putri dari Raja Pemecutan. Namun belum diketahui pasti, Gusti Ayu Made Rai ini keturunan dari Raja Pemecutan yang mana.

Dilansir dari denpasarkota.go.id, kisah Raden Ayu Pemecutan, seperti cerita legenda putri-putri keraton di seluruh nusantara. Di mana, sebagai putri kerajaan, Raden Ayu Pamecutan dikenal memiliki kecantikan yang luar biasa, hingga memikat banyak pembesar kerajaan di Bali.

Dalam perjalanannya, dikisahkan putri cantik jelita tersebut mengalami musibah. Dia disebutkan mengalami sakit kuning yang sulit disembuhkan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Raja Pamecutan, namun tak kunjung membuat putrinya sembuh.

Dalam kekalutan tersebut, Raja Pamecutan akhirnya membuat sayembara. Yakni, barang siapa yang berhasil menyembuhkan puterinya, maka akan diberi hadiah. Bila yang menyembuhkan seorang perempuan, maka akan diangkat menjadi anak oleh Raja Pamecutan, dan jika yang menyembuhkan laki-laki, maka akan dinikahkan dengan Raden Ayu Pamecutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Vila Privat di Bali Ini Sediakan Butler Pribadi
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved