Sakit dan Sebatangkara, Nenek Wa Bula Terima Bantuan Pangdam XVI/Hasanuddin
Minggu, 19 Juli 2020 - 08:45 WIB
loading...
Seorang nenek yakni Wa Bula (75) yang mulai sakit-sakitan dan hidup sebatangkara selama 10 tahun menerima bantuan Sembako dari Pangdam XVI/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka. (Ist)
A
A
A
WAKATOBI - Seorang nenek yakni Wa Bula (75) yang mulai sakit-sakitan dan hidup sebatangkara selama 10 tahun menerima bantuan Sembako dari Pangdam XVI/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.
Menurut Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan bantuan sembako dari Pangdam XIV/Hsn tersebut diserahkan oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan yang didampingi oleh Ketua Persit Korcab Rem 143 PD Hasanudin Ny Vera Jannie Aldrin Siahaan.
"Setiba di Wakatobi dan disambut Sekda Kabupaten Waktobi Bapak La Jumadi dan Kapolres AKBP Anuardi, Danrem beserta rombongan langsung ke Desa Wungka untuk menyalurkan bantuan Sembako ke warga tidak mampu," ujar Arif.
Namun dikarenakan keterbatasan waktu dan kondisi hujan, maka menurut Arif, paket yang yang serahkan hanya beberapa paket secara simbolis. "Termasuk di antaranya Nenek Wa Bula, yang hidup sebatang kara hampir 10 tahun," terang Dandim.
"Selain karena suaminya meninggal, nenek Wa Bula juga di tinggal 7 orang anaknya merantau dan tidak kunjung kembali," tambah lulusan Akmil 2000 ini.
Selain sebatang kara, menurut Arif, nenek Wa Bula juga mengalami sakit yang cukup lama dan kesulitan berjalan.
"Sungguh kasihan, tadi selesai acara, langsung kita perintahkan kepada Danramil dan Babinsa setempat untuk segera dibantu berobat," pungkasnya.
Menurut Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan bantuan sembako dari Pangdam XIV/Hsn tersebut diserahkan oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan yang didampingi oleh Ketua Persit Korcab Rem 143 PD Hasanudin Ny Vera Jannie Aldrin Siahaan.
"Setiba di Wakatobi dan disambut Sekda Kabupaten Waktobi Bapak La Jumadi dan Kapolres AKBP Anuardi, Danrem beserta rombongan langsung ke Desa Wungka untuk menyalurkan bantuan Sembako ke warga tidak mampu," ujar Arif.
Namun dikarenakan keterbatasan waktu dan kondisi hujan, maka menurut Arif, paket yang yang serahkan hanya beberapa paket secara simbolis. "Termasuk di antaranya Nenek Wa Bula, yang hidup sebatang kara hampir 10 tahun," terang Dandim.
"Selain karena suaminya meninggal, nenek Wa Bula juga di tinggal 7 orang anaknya merantau dan tidak kunjung kembali," tambah lulusan Akmil 2000 ini.
Selain sebatang kara, menurut Arif, nenek Wa Bula juga mengalami sakit yang cukup lama dan kesulitan berjalan.
"Sungguh kasihan, tadi selesai acara, langsung kita perintahkan kepada Danramil dan Babinsa setempat untuk segera dibantu berobat," pungkasnya.
Lihat Juga :