Kadin Jawa Timur akan Bangun Rumah Vokasi di 12 Kabupaten/Kota
Kamis, 23 Maret 2023 - 09:29 WIB
loading...
Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto.
A
A
A
SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Jawa Timur (Jatim) hingga akhir 2023 menargetkan pendirian Rumah Vokasi di 12 kabupaten dan kota. Antara lain, Gresik, Surabaya, Kediri, Jombang, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Jember, Banyuwangi, Batu, Pasuruan dan Ngawi.
Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan, rumah vokasi adalah rumah bersama, yang didalamnya ada Kadin, Apindo dan asosiasi lain, dinas pendidikan, dinas tenaga kerja serta dinas perindustrian dan perdagangan. "Sekarang masih Gresik yang sudah ada. Ini sedang kami siapkan pendirian rumah vokasi di 12 kabupaten/kota," katanya, Kamis (23/3/2023).
Dia menjelaskan, yang menjadi sasaran rumah vokasi adalah daerah industri, baik manufaktur maupun pariwisata. Di Kota Batu misalnya, fokus pada pariwisata.
Baca juga: Pemkot Surabaya Terbitkan SE Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Begini Isinya
Pendirian rumah vokasi ini dalam rangka percepatan harmonisasi dunia industri dan dunia pendidikan. "Konsultan vokasi ini nantinya akan menjembatani antara dunia usaha dan dunia industri dengan dunia pendidikan," terangnya.
Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan, rumah vokasi adalah rumah bersama, yang didalamnya ada Kadin, Apindo dan asosiasi lain, dinas pendidikan, dinas tenaga kerja serta dinas perindustrian dan perdagangan. "Sekarang masih Gresik yang sudah ada. Ini sedang kami siapkan pendirian rumah vokasi di 12 kabupaten/kota," katanya, Kamis (23/3/2023).
Dia menjelaskan, yang menjadi sasaran rumah vokasi adalah daerah industri, baik manufaktur maupun pariwisata. Di Kota Batu misalnya, fokus pada pariwisata.
Baca juga: Pemkot Surabaya Terbitkan SE Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Begini Isinya
Pendirian rumah vokasi ini dalam rangka percepatan harmonisasi dunia industri dan dunia pendidikan. "Konsultan vokasi ini nantinya akan menjembatani antara dunia usaha dan dunia industri dengan dunia pendidikan," terangnya.
Lihat Juga :