Misi Dagang Jawa Timur - Kalimantan Utara Bukukan Transaksi Rp279,33 Miliar
Selasa, 21 Maret 2023 - 07:16 WIB
loading...
Pemprov Jatim dipimpin Wagub Emil Dardak menggelar misi dagang dengan Pemprov Kaltara pada Senin (20/3/2023). Kegiatan ini berhasil membukukan transaksi Rp279,33 miliar.
A
A
A
TARAKAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar misi dagang dengan Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) pada Senin (20/3/2023). Kegiatan yang digelar di Tarakan Plaza Hotel, Kota Tarakan, Kaltara itu berhasil membukukan transaksi Rp279,33 miliar.
Dari total nilai transaksi tersebut, penjualan Jatim ke Kaltara mencapai Rp206,297 miliar. Sebaliknya pembelian Jatim dari Kaltara mencapai Rp73,034 miliar.
"Komoditas yang ditransaksikan beragam. Ada komoditas peternakan seperti ayam, ada juga logistiknya, kemudian rokok, lalu rumput laut, dan ada cangkang sawit. Rumput laut dan cangkang sawit itu kita beli dari sini," kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.
Baca juga: Ikuti YOU-BLAST, 102 UMKM Surabaya dan Sidoarjo Raih Omset hingga Rp5,3 Miliar
Menurut Emil, misi dagang ini bertujuan untuk meningkatkan koneksitas antara para pelaku usaha dari Jatim dengan para mitra di Kaltara. Sekaligus memperluas potensi produk industri, perdagangan, ekonomi kreatif, agribisnis, dan peluang investasi lainnya secara terintegrasi.
"Dari total transaksi perdagangan tersebut, Jatim menyuplai hampir separuh komoditas yang ada di Kaltara. Kami juga ingin mendorong agar produk-produk dari Kaltara bisa dipasarkan juga di Jatim," ujarnya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai transaksi dagang antara Jatim dan Kaltara sebelumnya mencapai Rp1,78 triliun. Dari nilai transaksi tersebut, penjualan Jatim ke Kaltara tercatat sebesar Rp1,68 triliun. Sementara penjualan Kaltara ke Jatim sebesar Rp96,69 milyar. Sehingga Jatim surplus sebesar Rp1,59 triliun.
Dari total nilai transaksi tersebut, penjualan Jatim ke Kaltara mencapai Rp206,297 miliar. Sebaliknya pembelian Jatim dari Kaltara mencapai Rp73,034 miliar.
"Komoditas yang ditransaksikan beragam. Ada komoditas peternakan seperti ayam, ada juga logistiknya, kemudian rokok, lalu rumput laut, dan ada cangkang sawit. Rumput laut dan cangkang sawit itu kita beli dari sini," kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.
Baca juga: Ikuti YOU-BLAST, 102 UMKM Surabaya dan Sidoarjo Raih Omset hingga Rp5,3 Miliar
Menurut Emil, misi dagang ini bertujuan untuk meningkatkan koneksitas antara para pelaku usaha dari Jatim dengan para mitra di Kaltara. Sekaligus memperluas potensi produk industri, perdagangan, ekonomi kreatif, agribisnis, dan peluang investasi lainnya secara terintegrasi.
"Dari total transaksi perdagangan tersebut, Jatim menyuplai hampir separuh komoditas yang ada di Kaltara. Kami juga ingin mendorong agar produk-produk dari Kaltara bisa dipasarkan juga di Jatim," ujarnya.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai transaksi dagang antara Jatim dan Kaltara sebelumnya mencapai Rp1,78 triliun. Dari nilai transaksi tersebut, penjualan Jatim ke Kaltara tercatat sebesar Rp1,68 triliun. Sementara penjualan Kaltara ke Jatim sebesar Rp96,69 milyar. Sehingga Jatim surplus sebesar Rp1,59 triliun.
Lihat Juga :