PW Ansor Tegaskan Tak Ada Tawaran Restorative Justice dari Kajati DKI saat Temui D
Senin, 20 Maret 2023 - 00:41 WIB
loading...
A
A
A
Hal-hal yang disampaikan Kajati DKI dalam pertemuan yang tidak terencana pada saat itu, kata Fajri, semata-mata untuk menyampaikan bahwa hukum harus berlaku tegak dan pelaku harus diberikan hukuman setimpal.
"Itu yang terjadi, tidak ada tawaran perdamaian sedikitpun kepada pelaku. Karena sahabat-sahabat Ketum PW yang hadir di RS Mayapada lantai 6 itu mendengar dengan jelas tidak ada tawaran perdamaian disampaikan Pak Kajati terhadap korban Ananda David," jelas Fajri.
Kehadiran Fajri dan rombongan GP Ansor saat itu secara tidak disangka berbarengan dengan kedatangan rombongan Kajati DKI Reda Manthovani.
"Kami saat itu ada silatnas, kami datang dan kebetulan Pak Kajati datang. Kami datang rombongan tidak berkoordinasi dengan pihak keluarga. Karena kebetulan Pak Kajati datang, karena ini forum kemanusiaan dan silahturahmi, kita berdiskusi panjang. Kami ingin tahu apa sikap penegak hukum sehingga dengan kondisi yang saat ini viral tentu kami juga bertanggung jawab," terang Fajri.
Fajri menegaskan pihaknya semua menjadi saksi dalam ruangan itu bahwa tidak ada proses penawaran dari Kajati DKI kepada pihak keluarga D terkait perdamaian kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.
"Itu yang terjadi, tidak ada tawaran perdamaian sedikitpun kepada pelaku. Karena sahabat-sahabat Ketum PW yang hadir di RS Mayapada lantai 6 itu mendengar dengan jelas tidak ada tawaran perdamaian disampaikan Pak Kajati terhadap korban Ananda David," jelas Fajri.
Kehadiran Fajri dan rombongan GP Ansor saat itu secara tidak disangka berbarengan dengan kedatangan rombongan Kajati DKI Reda Manthovani.
"Kami saat itu ada silatnas, kami datang dan kebetulan Pak Kajati datang. Kami datang rombongan tidak berkoordinasi dengan pihak keluarga. Karena kebetulan Pak Kajati datang, karena ini forum kemanusiaan dan silahturahmi, kita berdiskusi panjang. Kami ingin tahu apa sikap penegak hukum sehingga dengan kondisi yang saat ini viral tentu kami juga bertanggung jawab," terang Fajri.
Fajri menegaskan pihaknya semua menjadi saksi dalam ruangan itu bahwa tidak ada proses penawaran dari Kajati DKI kepada pihak keluarga D terkait perdamaian kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.
Lihat Juga :