TNI-Polri Bongkar Penyelundupan Ganja 6,5 Kg Lewat Jasa Ekspedisi di Bogor
Jum'at, 17 Maret 2023 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
"Hasil pemeriksaan awal, ini berasal dari wilayah Sumatera Utara untuk diedarkan di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Depok, dan sekitarnya," jelasnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor Letkol Kav Gan Gan Rusganda menjelaskan, sinergitas antar intansi ini adalah hal yang selalu ditekankan dalam TNI-Polri.
"Bukan hanya bukti sinergitas, tapi juga sebagai salah satu kepercayaan masyarakat yang masih sangat tinggi pada kami, TNI-Polri. Sehingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas bisa membongkar peredaran narkoba di Kabupaten Bogor," tutur Gan Gan.
KBO Satnarkoba Polres Bogor Iptu Abdul Faruk Maramis menerangkan, modus yang dilakukan N ini menggunakan jasa ekspedisi pengiriman barang. Adapun barang bukti yang disita yakni paket ganja seberat 6,5 kilogram dari dua lokasi berbeda. Baca juga: Polres Bekasi Kota Ringkus 7 Pengedar Ganja Jaringan Jakarta-Bekasi
"Kita masih dalami terkait jaringan antar pulau, provinsi ini. Sementara pemeriksaan, dia tetap bandar, namun dengan modus operandi lewat jasa pengiriman. TKP pertama kemarin sore di Sukahati, TKP kedua di gudang pengiriman," pungkasnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor Letkol Kav Gan Gan Rusganda menjelaskan, sinergitas antar intansi ini adalah hal yang selalu ditekankan dalam TNI-Polri.
"Bukan hanya bukti sinergitas, tapi juga sebagai salah satu kepercayaan masyarakat yang masih sangat tinggi pada kami, TNI-Polri. Sehingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas bisa membongkar peredaran narkoba di Kabupaten Bogor," tutur Gan Gan.
KBO Satnarkoba Polres Bogor Iptu Abdul Faruk Maramis menerangkan, modus yang dilakukan N ini menggunakan jasa ekspedisi pengiriman barang. Adapun barang bukti yang disita yakni paket ganja seberat 6,5 kilogram dari dua lokasi berbeda. Baca juga: Polres Bekasi Kota Ringkus 7 Pengedar Ganja Jaringan Jakarta-Bekasi
"Kita masih dalami terkait jaringan antar pulau, provinsi ini. Sementara pemeriksaan, dia tetap bandar, namun dengan modus operandi lewat jasa pengiriman. TKP pertama kemarin sore di Sukahati, TKP kedua di gudang pengiriman," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :