Penusukan di Pasar Tasik Gambir Dipicu Rebutan Lahan Parkir 2 Preman
Jum'at, 17 Maret 2023 - 14:59 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin saat rilis tersangka penusukan, HR (46), Jumat (17/3/2023). Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Penusukan seorang pria berinisial SRS (45) hingga tewas di Pasar Tasik, Gambir, Jakarta Pusat, ternyata dilatarbelakangi rebutan lahan parkir. Pelaku dan korban merupakan preman yang sudah malang melintang di Pasar Tasik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menuturkan, korban SRS ditusuk tersangka HR (46) setelah sebelumnya cekcok berebut lahan parkir.
"Keduanya ini merupakan preman yang berebut lahan parkir di lokasi tersebut. Akibat perebutan lahan parkir itu, SRS tewas dengan luka tusukan di sejumlah tubuhnya oleh HR dengan senjata tajam jenis sangkur," ujar Komarudin di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2023).
Baca juga: Tukang Parkir Tewas Ditusuk di Pasar Tasik Cideng Jakarta Pusat
Cekcok antara keduanya telah terjadi beberapa hari sebelumnya. HR telah menyimpan dendam terhadap SRS sejak lama.
"Sebelumnya korban dengan pelaku yang merupakan preman di lokasi tersebut sudah deal bagi hasil dari parkiran. Namun korban tidak menepati janjinya hingga ditagih bagi hasil oleh pelaku beberapa kali," imbuhnya.
HR sudah lebih dari tiga kali meminta bagian hasil parkir, namun korban mengabaikan. Sehingga, muncul niat HR menghabisi SRS.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menuturkan, korban SRS ditusuk tersangka HR (46) setelah sebelumnya cekcok berebut lahan parkir.
"Keduanya ini merupakan preman yang berebut lahan parkir di lokasi tersebut. Akibat perebutan lahan parkir itu, SRS tewas dengan luka tusukan di sejumlah tubuhnya oleh HR dengan senjata tajam jenis sangkur," ujar Komarudin di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2023).
Baca juga: Tukang Parkir Tewas Ditusuk di Pasar Tasik Cideng Jakarta Pusat
Cekcok antara keduanya telah terjadi beberapa hari sebelumnya. HR telah menyimpan dendam terhadap SRS sejak lama.
"Sebelumnya korban dengan pelaku yang merupakan preman di lokasi tersebut sudah deal bagi hasil dari parkiran. Namun korban tidak menepati janjinya hingga ditagih bagi hasil oleh pelaku beberapa kali," imbuhnya.
HR sudah lebih dari tiga kali meminta bagian hasil parkir, namun korban mengabaikan. Sehingga, muncul niat HR menghabisi SRS.
Lihat Juga :