Kesembuhan di Jatim Lewati Kasus Positif, Khofifah: Jangan Lengah
Jum'at, 17 Juli 2020 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Khofifah menambahkan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka pasien sembuh di Jatim yaitu adanya tambahan bed dan rumah sakit rujukan dari 99 menjadi 126 rumah sakit rujukan. Ditunjang perawatan yang efektif di RS Darurat atau RS Lapangan di Jalan Indrapura, Surabaya.
Saat ini, kesembuhan di RS Lapangan Indrapura mencapai 100 persen dan kematian nol persen. Lalu yang telah selesai dirawat sembuh mencapai 80,4 persen. Khofifah optimistis angka kesembuhan Jatim akan terus bertambah dan kasus dapat dikendalikan lebih baik. “Pemisahan pasien ringan dengan sedang dan berat, penggunaan plasma convalesent maupun karantina terpusat di RS Darurat Indrapura cukup efektif dalam mendongkrak angka kesembuhan di Jatim," ujarnya. (Baca juga: Tiga Ribu Lebih Keluarga Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara )
Selain itu, lanjut Khofifah, Jatim juga secara konsisten menerapkan strategi 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment. Hingga saat ini, Jatim sendiri telah melaksanakan 598.065 rapid test dan tes polymerase chain reaction (PCR) dengan jumlah sebanyak 96.936 sample. "Secara nasional, pelaksanaan rapid test di Jatim adalah yang tertinggi. Kami lakukan ini sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penularan COVID-19," pungkasnya.
Saat ini, kesembuhan di RS Lapangan Indrapura mencapai 100 persen dan kematian nol persen. Lalu yang telah selesai dirawat sembuh mencapai 80,4 persen. Khofifah optimistis angka kesembuhan Jatim akan terus bertambah dan kasus dapat dikendalikan lebih baik. “Pemisahan pasien ringan dengan sedang dan berat, penggunaan plasma convalesent maupun karantina terpusat di RS Darurat Indrapura cukup efektif dalam mendongkrak angka kesembuhan di Jatim," ujarnya. (Baca juga: Tiga Ribu Lebih Keluarga Mengungsi Pascabanjir Bandang Luwu Utara )
Selain itu, lanjut Khofifah, Jatim juga secara konsisten menerapkan strategi 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment. Hingga saat ini, Jatim sendiri telah melaksanakan 598.065 rapid test dan tes polymerase chain reaction (PCR) dengan jumlah sebanyak 96.936 sample. "Secara nasional, pelaksanaan rapid test di Jatim adalah yang tertinggi. Kami lakukan ini sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penularan COVID-19," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :