Dinding Gunung Galunggung Longsor Timbun Danau Kawah, Begini Penampakannya
Senin, 13 Maret 2023 - 19:54 WIB
loading...
Dinding kawah Gunung Galunggung di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, longsor dan menimbun danau kawah. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Dinding kawah Gunung Galunggung mengalami longsor, yang diperkirakan luasnya mencapai sekitar sembilan hektare. Akibatnya, material longsor menimbun danau kawah yang berada di dasar dinding.
Baca juga: Heboh, Air Mengalir Deras dari Puncak Gunung Galunggung
Kejadian longsor tersebut, pertama kali diketahui pada Minggu (12/3/2023). Kemudian longsor masih berlanjut hingga Senin (13/3/2023), meskipun dengan volume material longsoran yang lebih kecil.
![Dinding Gunung Galunggung Longsor Timbun Danau Kawah, Begini Penampakannya]()
Longsor tersebut, menimbulkan suara gemuruh dari dalam kawah. Bahkan, muncul kepulan asap putih di tumpukan material longsor, yang diduga akibat adanya gesekan material longsor dan cuaca yang sangat terik.
Baca juga: 8 Korban Longsor Pulau Serasan Natuna Belum Ditemukan, Tim SAR Perpanjang Waktu Pencarian
Sepanjang Minggu (12/3/2023) longsor di kawah Gunung Galunggung tersebut, terjadi sebanyak dua kali dengan volume yang besar. Material longsor langsung menimbun sebagian bibir danau kawah.
Aktivitas warga di sekitar kawah Gunung Galunggung, masih berjalan normal meskipun terjadi longsor di dalam kawah. Peristiwa longsornya dinding kawah ini, juga pernah terjadi pada September 2017 silam.
![Dinding Gunung Galunggung Longsor Timbun Danau Kawah, Begini Penampakannya]()
Menurut petugas kawasan objek wisata kawah Gunung Galunggung, Ari Permana, sebelumnya longsor dinding kawah dalam volume besar juga pernah terjadi pada tahun 2002. "Kepulan asap di material longsor, akibat gesekan material longsor dan cuaca yang panas," terangnya.
Dia menyebutkan, material longsor dinding kawah tersebut menimbun area dasar kawah yang luasnya sekitar sembilan hektare, dari total luasan kawah yang mencapai 50 hektare.
Baca juga: Lebak Gempar! Video Mesum Kades dengan Wanita Cantik Tersebar di Medsos
"Sejak terjadinya longsor dinding kawah pada 2017 lalu, kawasan danau di dasar kawah Gunung Galunggung, memang sudah ditutup karena membahayakan. Tidak boleh ada pengunjung yang turun ke kawah," tegas Ari.
![Dinding Gunung Galunggung Longsor Timbun Danau Kawah, Begini Penampakannya]()
Dia mengatakan, hingga saat ini kondisi kawasan objek wisata kawah Gunung Galunggung, yang ada di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih aman untuk dikunjungi oleh wisatawan.
"Masih aman dikunjungi wisatawan, karena selain titik longsor yang jaraknya jauh dari bibir kawah, longsor dinding kawah Gunung Galunggung tersebut, bukan karena adanya aktivitas vulkanologi," pungkas Ari.
Baca juga: Heboh, Air Mengalir Deras dari Puncak Gunung Galunggung
Kejadian longsor tersebut, pertama kali diketahui pada Minggu (12/3/2023). Kemudian longsor masih berlanjut hingga Senin (13/3/2023), meskipun dengan volume material longsoran yang lebih kecil.

Longsor tersebut, menimbulkan suara gemuruh dari dalam kawah. Bahkan, muncul kepulan asap putih di tumpukan material longsor, yang diduga akibat adanya gesekan material longsor dan cuaca yang sangat terik.
Baca juga: 8 Korban Longsor Pulau Serasan Natuna Belum Ditemukan, Tim SAR Perpanjang Waktu Pencarian
Sepanjang Minggu (12/3/2023) longsor di kawah Gunung Galunggung tersebut, terjadi sebanyak dua kali dengan volume yang besar. Material longsor langsung menimbun sebagian bibir danau kawah.
Aktivitas warga di sekitar kawah Gunung Galunggung, masih berjalan normal meskipun terjadi longsor di dalam kawah. Peristiwa longsornya dinding kawah ini, juga pernah terjadi pada September 2017 silam.

Menurut petugas kawasan objek wisata kawah Gunung Galunggung, Ari Permana, sebelumnya longsor dinding kawah dalam volume besar juga pernah terjadi pada tahun 2002. "Kepulan asap di material longsor, akibat gesekan material longsor dan cuaca yang panas," terangnya.
Dia menyebutkan, material longsor dinding kawah tersebut menimbun area dasar kawah yang luasnya sekitar sembilan hektare, dari total luasan kawah yang mencapai 50 hektare.
Baca juga: Lebak Gempar! Video Mesum Kades dengan Wanita Cantik Tersebar di Medsos
"Sejak terjadinya longsor dinding kawah pada 2017 lalu, kawasan danau di dasar kawah Gunung Galunggung, memang sudah ditutup karena membahayakan. Tidak boleh ada pengunjung yang turun ke kawah," tegas Ari.

Dia mengatakan, hingga saat ini kondisi kawasan objek wisata kawah Gunung Galunggung, yang ada di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih aman untuk dikunjungi oleh wisatawan.
"Masih aman dikunjungi wisatawan, karena selain titik longsor yang jaraknya jauh dari bibir kawah, longsor dinding kawah Gunung Galunggung tersebut, bukan karena adanya aktivitas vulkanologi," pungkas Ari.
(eyt)
Lihat Juga :