Angka Stunting di Sidoarjo Masih Tinggi, IJTI Gelar Baksos Kesehatan
Rabu, 08 Maret 2023 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan ini sebagai antisipasi sedini mungkin terjadinya stunting dan gizi buruk anak.
“Akibatnya, gizi yang didapat anak dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran. Inilah yang harus bersama-sama kita cegah. Mulai dari pemerintah, TNI, Polri sampai tingkat desa turun mensosialisasikannya,” kata Kusumo.
Hingga saat ini tercatat lebih dari 50 orang warga Krembung yang mengalami stunting dan gizi buruk, serta lebih dari 400 orang ibu hamil dan warga yang berpotensi mengalami stunting.
“Di beberapa kali kesempatan, kedepan kami akan terus sosialisasi pencegahan stunting pada bumil secara masif. Semoga dimulai dari wilayah kita program ini dapat segera tercapai,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Sidoarjo.
“Akibatnya, gizi yang didapat anak dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran. Inilah yang harus bersama-sama kita cegah. Mulai dari pemerintah, TNI, Polri sampai tingkat desa turun mensosialisasikannya,” kata Kusumo.
Hingga saat ini tercatat lebih dari 50 orang warga Krembung yang mengalami stunting dan gizi buruk, serta lebih dari 400 orang ibu hamil dan warga yang berpotensi mengalami stunting.
“Di beberapa kali kesempatan, kedepan kami akan terus sosialisasi pencegahan stunting pada bumil secara masif. Semoga dimulai dari wilayah kita program ini dapat segera tercapai,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Sidoarjo.
(msd)
Lihat Juga :