Hanya 2 Bapaslon Independen Pilkada 2020 di Jabar Lolos Verifikasi Faktual
Jum'at, 17 Juli 2020 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Jabar Zaki Hilmi mengungkapkan, pihaknya juga menemui fakta menarik dalam verifikasi faktual terhadap kelima bapaslon independen tersebut.
Dia menyebutkan, dari total 90.882 temuan dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan tujuh kategori, sebanyak 7.026 pendukung di antaranya ternyata didapati telah meninggal dunia.
"Ini fakta menarik, setelah kami melakukan verifikasi faktual, 7.026 pendukung itu ternyata telah meninggal dunia," ungkap Zaki.
Zaki menjelaskan, ribuan orang mati yang memberikan dukungannya itu tersebar di Indramayu sebanyak 1.463 nama, Kabupaten Tasikmalaya 193 nama, Kabupaten Karawang 4.895 nama, dan Kabupaten Cianjur 475 nama.
Menurut Zaki, untuk memastikan data tersebut, pihaknya bahkan melakukan verifikasi faktual langsung ke sejumlah pemakaman nama-nama yang bersangkutan. Selain itu, pihaknya juga melakukan verifikasi kepada pihak keluarga untuk mematikan bahwa nama-nama yang bersangkutan memang telah meninggal dunia.
"Terpenting adalah adalah adanya kesaksian. Kami otomatis melakukan pencoretan untuk data orang meninggal yang masuk dalam data dukungan," katanya.
Dia menyebutkan, dari total 90.882 temuan dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan tujuh kategori, sebanyak 7.026 pendukung di antaranya ternyata didapati telah meninggal dunia.
"Ini fakta menarik, setelah kami melakukan verifikasi faktual, 7.026 pendukung itu ternyata telah meninggal dunia," ungkap Zaki.
Zaki menjelaskan, ribuan orang mati yang memberikan dukungannya itu tersebar di Indramayu sebanyak 1.463 nama, Kabupaten Tasikmalaya 193 nama, Kabupaten Karawang 4.895 nama, dan Kabupaten Cianjur 475 nama.
Menurut Zaki, untuk memastikan data tersebut, pihaknya bahkan melakukan verifikasi faktual langsung ke sejumlah pemakaman nama-nama yang bersangkutan. Selain itu, pihaknya juga melakukan verifikasi kepada pihak keluarga untuk mematikan bahwa nama-nama yang bersangkutan memang telah meninggal dunia.
"Terpenting adalah adalah adanya kesaksian. Kami otomatis melakukan pencoretan untuk data orang meninggal yang masuk dalam data dukungan," katanya.
(awd)
Lihat Juga :