Menteri PUPR Minta Normalisasi Sungai di Lutra Segera Dilakukan
Jum'at, 17 Juli 2020 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, tanggul juga akan dibuat sebab air sungai meluap ke permukiman penduduk. Warga yang tinggal di bantaran sungai akan direlokasi dan disiapkan rumah hunian tetap.
“Pada sungai akan dilakukan normalisasi karena dasar sungainya sudah naik bahkan ketebalannya mencapai delapan meter," lanjutnya.
Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang menambah alat berat guna mempercepat penanganan darurat banjir bandang. Tambahan alat berat dikerahkan ke Desa Radda, Kecamatan Baebunta, yang terdampak paling parah.
Sama dengan Kementerian PUPR, Pemprov Sulsel bersama Pemkab Luwu Utara menginisiasi tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor di wilayah itu.
“Kami bersama bupati Luwu Utara akan menyiapkan hunian sementara. Jadi sekarang Insyaallah kami bersama TNI/Polri bekerja sama untuk melanjutkan tugas sementara,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah usai meninjau bencana banjir di Luwu Utara, kemarin.
“Pada sungai akan dilakukan normalisasi karena dasar sungainya sudah naik bahkan ketebalannya mencapai delapan meter," lanjutnya.
Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang menambah alat berat guna mempercepat penanganan darurat banjir bandang. Tambahan alat berat dikerahkan ke Desa Radda, Kecamatan Baebunta, yang terdampak paling parah.
Sama dengan Kementerian PUPR, Pemprov Sulsel bersama Pemkab Luwu Utara menginisiasi tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor di wilayah itu.
“Kami bersama bupati Luwu Utara akan menyiapkan hunian sementara. Jadi sekarang Insyaallah kami bersama TNI/Polri bekerja sama untuk melanjutkan tugas sementara,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah usai meninjau bencana banjir di Luwu Utara, kemarin.
Lihat Juga :