Luar Biasa! Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lampaui Provinsi dan Nasional

Senin, 06 Maret 2023 - 02:13 WIB
loading...
Luar Biasa! Pertumbuhan...
Pertumbuhan ekonomi Kota Makassar, kembali mencatatkan angka positif di tahun 2022/ setelah minus pada masa transisi pandemi Covid-19 pada tahun 2020. Foto/iNews TV/Yoel Yusvin
A A A
MAKASSAR - Capaian luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi dialami Kota Makassar. Sepanjang tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar, mencapai 5,40 persen. Capaian tersebut, melampaui pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi dan nasional.

Baca juga: 10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar

Pada masa transisi pandemi Covid-19 di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar, sempat mengalami minus. Namun, pada tahun 2021 mampu mengalami peningkatan, yakni mencapai 4,47 persen.



"Setelah mengalami minus di tahun 2020, kami terus berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi tahun 2021 naik 4,47 persen, dan pada tahun 2022 naik lagi 5,40 persen," ujar Wali Kota Makassar, M. Ramadhan Pomanto.

Baca juga: Viral! Korban Pengeroyokan di Makassar jadi Tersangka, Ini Faktanya

Tak ingin cepat puas dengan pencapaian tersebut, wali kota yang akrab disapa Dani Pomanto tersebut, menegaskan akan terus melakukan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lewat lorong wisata, agar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8,40 persen bisa tercapai.

Luar Biasa! Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lampaui Provinsi dan Nasional


Sementara menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Syahrir Wahab, pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar terjadi pada sektor perdagangan, industri, konstruksi, dan jasa.

Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung, Pohon Tumbang Tutup Jalur Kereta Api dan Puluhan Rumah Rusak

"Di samping pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk miskin di Kota Makassar, juga mengalami penurunan. Pada tahun 2021, jumlah penduduk miskin mencapai angka 74.690 jiwa, sedangkan di tahun 2022 turun menjadi 71.830 jiwa," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Debat Perdana, Reynaldo...
Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Atasi Ketimpangan, Pengamat...
Atasi Ketimpangan, Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Tumbuh 5,37 Persen,...
Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Ekonomi Banten 2025 Tertinggi Pascapandemi
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved