Sekolah Jam 5 Pagi, Banyak Siswa di Kupang Datang Terlambat

Jum'at, 03 Maret 2023 - 11:55 WIB
loading...
Sekolah Jam 5 Pagi,...
Sekolah jam 5 pagi. Foto: Istimewa
A A A
KUPANG - Perubahan jam pelajaran untuk siswa SMA di Kupang, Nusa Tenggara, sudah memasuki hari ke-5. Namun, untuk penerapannya masih banyak siswa yang terlambat, karena Terkendala transportasi umum.

Seperti terpantau di SMUN 3 Kupang. Tampak kehadiran siswa baru 50 persen yang ontime jam 5.30 untuk siswa Kelas XII. Mereka yang tidak terlambat bisa mengikuti upacara pagi.

Kepala SMUN 3 Kupang, Isak Daniel mengatakan, para siswa masih menyesuaikan diri dengan perubahan jam belajar ini. Menurutnya, tambahan jam pagi ini sangat membantu siswa belajar dan dalam menerima pelajaran.

Baca juga: 5 Fakta Gubernur NTT Minta Siswa Masuk Sekolah Jam 5 Pagi

Sementara itu, Rey, salah seorang siswa Kelas XII Ipa 7 mengatakan, dirinya sudah mulai membiasakan diri dengan jam pelajaran pagi ini. Meski diakuinya, terasa lebih mengantuk.

Baca: Sekolah di NTT Masuk Jam 5 Pagi, Kemendikbudristek Angkat Bicara

"Sudah mulai terbiasa, karena sudah sepekan berjalan. Tetapi masih ada teman-teman yang datang terlambat ke sekolah, karena tidak memiliki kendaraan pribadi," katanya, Jumat (3/3/2023).

Seperti diketahui, siswa yang diwajibkan masuk jam 5 pagi di sekolah ini sebanyak 430 siswa. Tidak adanya moda transportasi umum jam 5 pagi, membuat siswa yang tidak punya kendaraan pribadi kerap terlambat.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
Kolaborasi Guru dan...
Kolaborasi Guru dan Siswa di Kupang: Inovasi Pembelajaran hingga Bengkel Mandiri
Otniel Benyamin Selan...
Otniel Benyamin Selan Tekankan Kesiapsiagaan Bencana, Dorong Edukasi dan Pelatihan Evakuasi Warga Kupang
Progres Proyek Sekolah...
Progres Proyek Sekolah di Kupang Masih Rendah, Anggota DPRD Mesak Mbura Ingatkan Risiko Kualitas Bangunan
MPP Kota Kupang Menuju...
MPP Kota Kupang Menuju Jembatan Pelayanan Publik Antar Daerah NTT dengan lnovasi Besti
Dampingi Panen 50 Ton...
Dampingi Panen 50 Ton Bawang, Legislator Partai Perindo Mesak Mbura Komitmen Sejahterakan Petani Kupang
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Perkuat Konektivitas,...
Perkuat Konektivitas, ASDP Layani 48 Lintasan Penyeberangan di Kupang-NTT
Rekomendasi
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved