Pdt Albert Yoku: Aksi Teror dan Sandera Pilot oleh KST, Menghambat Kemajuan Papua
Kamis, 02 Maret 2023 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya juga menjelaskan, istilah ‘satu tungku tiga batu’ biasanya digunakan untuk mediasi, negosiasi secara kearifan lokal.
“Misalnya jika di daerah penyanderaan ini, sebenarnya peran dari Bupati bersama dengan tokoh agama, juga ada peran dari pemerintah, saya sangat mendorong untuk lembaga masyarakat adat Pegunungan ikut berperan dalam kegiatan ini, karena yang tahu pendekatan secara local wisdom, secara bahasa, budaya dan lain-lain adalah tiga unsur ini,” kata Pdt Albert.
Pdt. Albert dan tokoh agama lainnya di Papua sangat menyayangkan adanya penyanderaan terhadap Pilot Sisi Air ini.
“Kalau penyanderaan satu pilot ini menyebabkan 1000 pilot tidak terbang melayani masyarakat di pegunungan, ini akan menjadi kemunduran yang luar biasa. Untuk itu, Egianus Kogoya harus tahu bahwa pilot itu adalah orang yang berjasa karena dia meninggalkan keluarganya dan siap menerima resiko di wilayah itu, sehingga para pimpinan adat harus bicara soal matinya perkembangan Papua,” tuturnya.
Sementara, Pengamat Politik Ikrar Nusa Bhakti, mengatakan membuka isolasi di wilayah Pegunungan Papua adalah misi mereka, termasuk para pilot yang lulusan Belanda, mereka juga membawa bahan-bahan pokok.
“Misalnya jika di daerah penyanderaan ini, sebenarnya peran dari Bupati bersama dengan tokoh agama, juga ada peran dari pemerintah, saya sangat mendorong untuk lembaga masyarakat adat Pegunungan ikut berperan dalam kegiatan ini, karena yang tahu pendekatan secara local wisdom, secara bahasa, budaya dan lain-lain adalah tiga unsur ini,” kata Pdt Albert.
Pdt. Albert dan tokoh agama lainnya di Papua sangat menyayangkan adanya penyanderaan terhadap Pilot Sisi Air ini.
“Kalau penyanderaan satu pilot ini menyebabkan 1000 pilot tidak terbang melayani masyarakat di pegunungan, ini akan menjadi kemunduran yang luar biasa. Untuk itu, Egianus Kogoya harus tahu bahwa pilot itu adalah orang yang berjasa karena dia meninggalkan keluarganya dan siap menerima resiko di wilayah itu, sehingga para pimpinan adat harus bicara soal matinya perkembangan Papua,” tuturnya.
Sementara, Pengamat Politik Ikrar Nusa Bhakti, mengatakan membuka isolasi di wilayah Pegunungan Papua adalah misi mereka, termasuk para pilot yang lulusan Belanda, mereka juga membawa bahan-bahan pokok.
Lihat Juga :