Terkena Trase KCJB, Bangunan PT Hayako Prima Indonesia Dibongkar

Kamis, 16 Juli 2020 - 23:04 WIB
loading...
Terkena Trase KCJB,...
Petugas menghancurkan bangunan milik PT Hayako Prima Indonesia yang terkena trase KCJB di Jalan Raya Purwakarta, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, KBB, Kamis (16/7/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
CIMAHI - Sebuah bangunan bengkel pemeliharaan tabung LPG 3 kg di Jalan Raya Purwakarta, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) milik PT Hayako Prima Indonesia dibongkar paksa, Kamis (16/7/2020).

Pembongkaran oleh petugas dari Kejari Bale Bandung ini berdasarkan ketetapan pengadilan karena bangunan tersebut terkena pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). (BACA JUGA: Ridwan Kamil Sebut 359 Pasien COVID-19 Secapa AD Dinyatakan Sembuh )

Proses pembongkaran mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polres Cimahi yang dipimpin oleh Kapolres AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki. (BACA JUGA: 5 Pria Tengah Baya di Subang Berkomplot Curi Mobil )

Ini dikarenakan pemilik perusahaan PT Hayako Prima Indonesia bersikukuh dan tetap menjalankan aktivitas perusahaan. Mereka meminta tanggung jawab dan perhatian PT KCJB terhadap karyawan yang bakal kehilangan pekerjaan.

"Kami keberatan dengan pembongkaran ini karena sudah mengajukan keberatan ke pengadilan dan keputusannya baru akan turun pada 6 Agustus 2020," kata Kepala Operasional PT Hayako Prima Indonesia Susilo.

Menurut Susilo, total luas tanah perusahaannya mencapai 4.230 meter persegi. Namun yang terkena trase kereta cepat hanya 1.137 meter persegi yang berada di bagian depan.

Pihaknya menginginkan semua lahan itu dibayar karena ketika proyek kereta cepat dilaksanakan maka tanah yang di bagian belakang menjadi sulit untuk diakses.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Benda Asing Masuk...
Ada Benda Asing Masuk Lintasan, Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo
Jelang Imlek, Penumpang...
Jelang Imlek, Penumpang Whoosh Tembus 25 Ribu Orang Per Hari
Polda Metro Jaya Telusuri...
Polda Metro Jaya Telusuri Aset WO Ayu Puspita untuk Ganti Rugi Korban Penipuan
335 Ribu WNA Naik Kereta...
335 Ribu WNA Naik Kereta Cepat Whoosh pada 2025
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Libur Panjang Maulid...
Libur Panjang Maulid Nabi, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 20 persen
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved