Tanda Empati saat Pandemi, 2.000 Es Krim Dikirim untuk Tenaga Medis

Kamis, 16 Juli 2020 - 19:36 WIB
loading...
Tanda Empati saat Pandemi,...
Sikap empati publik disaat masa Pandemi COVID -19 masih terus dapat terlihat. Berbagai upaya dilakukan untuk saling membantu dan saling menyemangati terutama bagi para tenaga medis. (Foto/Ist)
A A A
BOGOR - Sikap empati publik disaat masa Pandemi COVID -19 masih terus dapat terlihat. Berbagai upaya dilakukan untuk saling membantu dan saling menyemangati terutama bagi para tenaga medis.

Memberikan bantuan pun mengalir dalam berbagi bentuk. Seperti pemberian masker, alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis. Namun sebuah perusahaan memberikan 2.000 es krim untuk didistribusikan ke empat hotel di DKI Jakarta tempat para tenaga medis beristirahat. (BACA JUGA: Ridwan Kamil Sebut 359 Pasien COVID-19 Secapa AD Dinyatakan Sembuh)

“Kami ingin menunjukan apresiasi kami kepada para tenaga medis yang sudah bekerja keras dan menaruh diri mereka dalam resiko terpapar Covid-19 untuk merawat pasien dalam kondisi pandemi ini. Kami berharap manisnya es krim Joyday dapat menghibur mereka dan melupakan sejenak beban yang mereka tanggung,” kata Yu Miao, selaku perwakilan Yili Group dan PT Green Asia Food Indonesia (GAFI) sebagai produsen dan distributor produk es krim Joyday, Kamis (16/7/2020) dalam keterangan tertulisnya yag dikirim.

Sebelumnya, Yili group juga membantu ribuan unit usaha kecil dan menengah (UMKM), mendistribusikan bantuan makanan pokok, dan melalui Kantor Staf Kepresidenan memberikan bantuan berupa 100.000 masker kesehatan, 2.000 kacamata pelindung dan 2.000 baju pelindung bagi tenaga medis di Indonesia. (BACA JUGA: Sekolah Pakai Internet untuk PJJ, Telkom Catat Pertumbuhan Indihome 30%)
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
Pesbevi: Perujukan Penyakit...
Pesbevi: Perujukan Penyakit Vaskular dan Endovaskular Harus Tepat Sasaran
Kisah Relawan Medis...
Kisah Relawan Medis di RS Kapal PIS doctorSHARE: Tinggalkan Keluarga demi Misi Kemanusiaan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
6 Guru dan Tenaga Medis...
6 Guru dan Tenaga Medis Korban Kekerasan KKB di Yahukimo Masih Dirawat Intensif
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
Prancis Siap Kerahkan...
Prancis Siap Kerahkan 2.000 Tentara ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved