Pertama Kali Usai Pandemi, Sumenep Kembali Ramai Dikunjungi Ratusan Wisman
Rabu, 01 Maret 2023 - 14:24 WIB
loading...
Kabupaten Sumenep kembali ramai dikunjungi wasatawan manacanegara (wisman). Tercatat sebanyak 116 turis mancanegara mengunjungi Kabupaten Sumenep. Foto SINDOnews
A
A
A
SUMENEP - Kabupaten Sumenep kembali ramai dikunjungi wasatawan manacanegara (wisman). Tercatat sebanyak 116 turis mancanegara mengunjungi Kabupaten Sumenep. Mereka berasal dari Amerika Serikat (AS), Australia dan beberapa negara di Eropa. Kunjungan wisatawan asing ini merupakan yang pertama kali pasca pandemi Covid-19.
Di Sumenep, para wisatawan ini diajari sejumlah kerajinan. Esmeralda misalnya, wisatawan asing asal Detroit, AS tampak asyik belajar membatik. Ditemani Busakih, pembatik senior Sumenep, dia melukis kain putih yang dipegangnya dengan sangat hati-hati. Baca juga: Kapal MS Silver Muse Bawa 547 Wisatawan, Dinas Pariwisata Sulsel: Ini Menandai Ekonomi Bangkit
Selain itu, beberapa turis asing juga belajar memahat keris yang biasa dibuat oleh perajin dari desa Aeng Tong-tong. Mereka terlihat sangat senang dan tertarik membatik dan belajar membuat ukiran keris dari desa Aeng Tong-tong.
"Para turis kagum dan sangat menikmati," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan ketika dikonfirmasi, Rabu (1/3/2023).
Para turis, kata Iksan, mengaku kagum pada budaya dan keindahan Sumenep yang medunia. Iksan mengatakan, ratusan turis asing yang berkunjung ke keraton Sumenep disambut dengan alunan suara Saronen, kesenian khas dari Madura.
Di Sumenep, para wisatawan ini diajari sejumlah kerajinan. Esmeralda misalnya, wisatawan asing asal Detroit, AS tampak asyik belajar membatik. Ditemani Busakih, pembatik senior Sumenep, dia melukis kain putih yang dipegangnya dengan sangat hati-hati. Baca juga: Kapal MS Silver Muse Bawa 547 Wisatawan, Dinas Pariwisata Sulsel: Ini Menandai Ekonomi Bangkit
Selain itu, beberapa turis asing juga belajar memahat keris yang biasa dibuat oleh perajin dari desa Aeng Tong-tong. Mereka terlihat sangat senang dan tertarik membatik dan belajar membuat ukiran keris dari desa Aeng Tong-tong.
"Para turis kagum dan sangat menikmati," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan ketika dikonfirmasi, Rabu (1/3/2023).
Para turis, kata Iksan, mengaku kagum pada budaya dan keindahan Sumenep yang medunia. Iksan mengatakan, ratusan turis asing yang berkunjung ke keraton Sumenep disambut dengan alunan suara Saronen, kesenian khas dari Madura.
Lihat Juga :