Pemprov Sulsel Beri Bantuan Tanggap Darurat Rp5 Miliar untuk Masamba

Jum'at, 17 Juli 2020 - 06:05 WIB
loading...
Pemprov Sulsel Beri...
Pemerintah Sulsel memberikan bantuan anggaran tanggap darurat bencana kepada Pemkab Luwu Utara sebesar Rp5 miliar. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Sulsel memberikan bantuan anggaran tanggap darurat bencana kepada Pemkab Luwu Utara sebesar Rp5 miliar. Bantuan ini diharapkan bisa digunakan untuk mitigasi dan pemulihan dampak bencana. Baca : Update Korban Banjir Luwu Utara: 24 Meninggal, 69 Warga Dilaporkan Hilang

"Tuk kerugian dampak bencana memang sangat besar dan belum bisa diestimasi karena kerugian paling besar adalah rumah-rumah penduduk yang tertimbun pasir. Oleh karena itu untuk masa tanggap darurat vapak gubernur memberikan bantuan Rp5 miliar," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Junaedi kepada SINDOnews, kemarin.

Selain anggaran, Pemprov Sulsel, kata Junaedi juga memberikan dukungan bantuan peralatan dan fasilitas yang dibutuhkan. Diantaranya, mobil tangki air bersih, mobil toilet, sembako, selimut dan tenda-tenda komando baik dari unsur TNI dan Polri.

"Beliau (Gubernur Sulsel_red) juga berharap kepada jajaran Pangdam XIV/Hasanuddin. Untuk bersinergi dengan pemda menyiapkan tempat nginap sementara bagi masyarakat pengungsi agar terkhusus yang saat ini tidur dibawah tenda-tenda," tambahnya.

Edi yang turut mendampingi Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menuturkan banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara memang cukup parah. Diapun berharap, agar Luwu Utara bisa segera pulih dalam waktu dekat. Baca Juga : Bencana Alam Intai 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan

"Tadi pak gub sudah menyampaikan di sela laporan ibu bupati terkait bencana alam banjir di Luwu Utara. Bahwa memang bencana banjir yang dialami ini adalah hal baru karena yang biasa kita saksikan banjirnya menyisakan lumpur. Kalau yang terjadi ini menyisakan pasir dengan ketebalan nyaris dua meter pada daerah-daerah yang aliran sungai yang terdampak banjir," tandas Edi.

terisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muchtar mengaku, proses penyelamatan korban tetap jadi prioritas utama. Disamping juga membuka akses terdampak banjir yang terisolir.

"Untuk fokus pada hari ini kami masih mencari orang hilang. Dari data yang ada, 69 orang hilang, kemudian yang diketemukan meninggal itu ada 24 orang," papar Muslim.

Dampak banjir yang disertai banjir pun masih menutupi beberapa titik akses tiap daerah, termasuk ditutup puing-puing material yang terbawa banjir. Kondisi ini menjadi hambatan dalam penyaluran logistik bagi para pengungsi.

"Pembersihan jalur Trans Sulawesi ini yang kami lakukan. Kenapa ini penting karena dalam rangka mobilisasi untuk logistik dan sebagai kebutuhan dasar masyarakat terutama yang pengungsi," tegas Muslim.

Dia melaporkan, setidaknya ada 39 titik pengungsian yang tersebar di daerah terdampak banjir. Dimana 20 titik lainnya didirikan Pemda Luwu Utara. Kebutuhan dasar warga berupa makanan siap saji menjadi salah satu kebutuhan mendesak.

"Untuk makananan memang kita butuhkan, tapi kebutuhan dalam waktu yang singkat ini, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu adalah sanitasi protabel. Kenapa ini penting, karena saat ini semua infrastruktur rusak termasuk sanitasi, karena itu sanitasi menjadi penting," urai dia.

Jaringan listrik pun dikatakan berangsur pulih. Meski demikian, fasilitas penerangan masih dibutuhkan. Muslim menuturkan, pihaknya masih membutuhkan lampu portabel, kemudian bantuan peralatan berat untuk percepatan pembersihan material dampak banjir.

"Kemudian alat isap untuk air, karena kebutuhan air bersih sangat kita butuhkan. Kemudian tempat penampungan air bersih, tandon," pungkas Muslim. Baca Lagi : Banjir Bandang Susulan Bisa Terjadi Luwu Utara, Masyarakat Harus Waspada
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Satgas Rehab-Rekon Aceh...
Satgas Rehab-Rekon Aceh Ajak Warga Bersihkan Daerah Bencana lewat Padat Karya Tunai
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
Satgas PRR Serahkan...
Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Banjir Bandang Tapanuli...
Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Kayu Gelondongan Menumpuk di Sungai
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved