Update Lanskap Pasar, Cuanz Perluas Instrumen Investasi
Sabtu, 25 Februari 2023 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai platform komunitas investasi terbesar di Indonesia, Cuanz ingin memberikan informasi dan akses yang seluas-luasnya ke berbagai instrumen investasi, termasuk reksadana," kata Marcella Einsteins, Co-founder dan COO Cuanz dalam keterangan persnya Sabtu (25/3/2023).
"Karena itu, kami bermitra dengan Sayakaya., yang menyajikan produk reksadana terkurasi oleh para ahli, dengan berbagai jenis yang lengkap, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, indeks, syariah dan reksa dana terproteksi. Kini, pengguna dan komunitas Cuanz pun bisa mendapatkan informasi tentang reksadana dan membuka akun Sayakaya melalui aplikasi kami," tambah Marcella.
Selain untuk menawarkan investasi multi-instrumen, Cuanz dan Sayakaya bertujuan untuk meningkatkan edukasi masyarakat terkait maraknya penipuan berkedok investasi reksadana. Pada tahun 2022 sendiri, Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menutup setidaknya 21 entitas yang menawarkan investasi ilegal yang merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, sebelum berinvestasi, masyarakat dihimbau untuk mencermati reksadana dari agen yang telah diawasi OJK, manajer investasi dengan rekam jejak yang jelas, profil risiko dari tiap jenis reksadana, dan analisa kinerja masing-masing reksadana.
Sebagai bagian dari upaya edukasi tersebut, Cuanz dan Sayakaya turut bekerja sama melakukan talkshow berjudul: "Melek Instrumen Investasi yang Aman".
"Karena itu, kami bermitra dengan Sayakaya., yang menyajikan produk reksadana terkurasi oleh para ahli, dengan berbagai jenis yang lengkap, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, indeks, syariah dan reksa dana terproteksi. Kini, pengguna dan komunitas Cuanz pun bisa mendapatkan informasi tentang reksadana dan membuka akun Sayakaya melalui aplikasi kami," tambah Marcella.
Selain untuk menawarkan investasi multi-instrumen, Cuanz dan Sayakaya bertujuan untuk meningkatkan edukasi masyarakat terkait maraknya penipuan berkedok investasi reksadana. Pada tahun 2022 sendiri, Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menutup setidaknya 21 entitas yang menawarkan investasi ilegal yang merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, sebelum berinvestasi, masyarakat dihimbau untuk mencermati reksadana dari agen yang telah diawasi OJK, manajer investasi dengan rekam jejak yang jelas, profil risiko dari tiap jenis reksadana, dan analisa kinerja masing-masing reksadana.
Sebagai bagian dari upaya edukasi tersebut, Cuanz dan Sayakaya turut bekerja sama melakukan talkshow berjudul: "Melek Instrumen Investasi yang Aman".
Lihat Juga :