Opening di Masa Pandemi, Mal Pertama di Sawangan Lakukan Ini Cegah Covid-19
Kamis, 16 Juli 2020 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
“Teknologi ini penting agar kami dapat membatasi jumlah pengunjung yang masuk, yaitu sebanyak 50% dari kapasitas, sehingga pengunjung dapat berbelanja dengan aman dan nyaman di The Park Sawangan. Bahkan dari sebelum masuk mal pun, kami sudah menyediakan fasilitas cuci tangan tanpa sentuhan di beberapa pintu masuk utama serta alat pengecekan suhu otomatis,” ucapnya.
Teges memastikan The Park Sawangan sudah dilengkapi berbagai teknologi terkini yang dapat mengurangi kemungkinan penyebaran Covid-19, antara lain tombol lift tanpa sentuhan, wastafel toilet tanpa sentuhan, teknologi air disinfection device pada saluran sirkulasi udara, yang berfungsi untuk mensterilkan udara di seluruh area interior mall dari virus dan bakteri secara otomatis. Kemudian dilengkapi dengan automated UV surface disinfectant pada pegangan eskalator, yang secara otomatis membersihkan pegangan eskalator ketika sabuk pegangan berputar di dalam menggunakan sinar UV.
The Park Sawangan juga telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat bagi seluruh pengunjung, staff serta tenant, yaitu wajib menggunakan masker selama berada di seluruh area mal, mencuci tangan, serta melakukan pengecekan suhu tubuh pada fasilitas yang telah disediakan, dan menjaga jarak aman selama berbelanja.
“Upaya-upaya yang kami lakukan dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19 ini juga disambut baik dan didukung oleh tenant-tenant kami. Sejak hari pertama dibuka, seluruh tenant sudah ikut menerapkan protokol tersebut bagi para karyawan dan pelanggannya, antara lain pengecekan suhu, penyediaan hand sanitizer, melakukan pembatasan jumlah pengunjung di dalam toko, serta mengatur posisi duduk di gerainya agar tetap mematuhi aturan physical distancing,” katanya.
Hadirnya The Park Sawangan dianggap memberikan dampak positif yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, selain membantu penyerapan tenaga kerja, juga meningkatkan pendapatan daerah terutama dari sektor pajak. “Kami berharap, mall ini tidak hanya sekedar menjadi destinasi berbelanja namun juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun kebiasaan baru menjelang masa new normal,” pungkasnya.
Teges memastikan The Park Sawangan sudah dilengkapi berbagai teknologi terkini yang dapat mengurangi kemungkinan penyebaran Covid-19, antara lain tombol lift tanpa sentuhan, wastafel toilet tanpa sentuhan, teknologi air disinfection device pada saluran sirkulasi udara, yang berfungsi untuk mensterilkan udara di seluruh area interior mall dari virus dan bakteri secara otomatis. Kemudian dilengkapi dengan automated UV surface disinfectant pada pegangan eskalator, yang secara otomatis membersihkan pegangan eskalator ketika sabuk pegangan berputar di dalam menggunakan sinar UV.
The Park Sawangan juga telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat bagi seluruh pengunjung, staff serta tenant, yaitu wajib menggunakan masker selama berada di seluruh area mal, mencuci tangan, serta melakukan pengecekan suhu tubuh pada fasilitas yang telah disediakan, dan menjaga jarak aman selama berbelanja.
“Upaya-upaya yang kami lakukan dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19 ini juga disambut baik dan didukung oleh tenant-tenant kami. Sejak hari pertama dibuka, seluruh tenant sudah ikut menerapkan protokol tersebut bagi para karyawan dan pelanggannya, antara lain pengecekan suhu, penyediaan hand sanitizer, melakukan pembatasan jumlah pengunjung di dalam toko, serta mengatur posisi duduk di gerainya agar tetap mematuhi aturan physical distancing,” katanya.
Hadirnya The Park Sawangan dianggap memberikan dampak positif yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, selain membantu penyerapan tenaga kerja, juga meningkatkan pendapatan daerah terutama dari sektor pajak. “Kami berharap, mall ini tidak hanya sekedar menjadi destinasi berbelanja namun juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun kebiasaan baru menjelang masa new normal,” pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :