alexametrics

BPCB Belum Tentu Lanjutkan Ekskavasi Situs Karangbajang

loading...
BPCB Belum Tentu Lanjutkan Ekskavasi Situs Karangbajang
Batu candi dari abad ke-8 yang ditemukan di Dusun Karangbajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman. Saat ditemukan traktor untuk membajak sawah terguling saat terkena batu tersebut. (Dok/SINDO)
A+ A-
YOGYAKARTA - Meski sebelumnya dipastikan ada candi terpendam, keputusan akhir akan diteruskan atau tidaknya ekskavasi situs Karangbajang di Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan ditentukan pada temuan akhir.

Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta Wahyu Astuti mengatakan, proses ekskavasi awal yang dimulai pada Senin (10/8/2015) baru akan selesai pada Rabu (19/8/2015).



Karena itulah, meski saat ini sudah ada temuan-temuan, dianggap belum cukup bisa memastikan apakah memang layak diperpanjang atau tidak. "Masih sampai 19 Agustus nanti," kata dia, Kamis (13/8/2015).

Saat ini, proses penggalian terus berlangsung. Penggalian dilakukan oleh tim yang terdiri dari BPCB Yogyakarta dan dibantu oleh beberapa mahasiswa serta tenaga lokal setempat.

Setelah ditemukannya sebuah antefiks pada penggalian hari pertama, pada Rabu (12/8) lalu tim ekskavasi kembali menemukan batuan candi.

"Kebetulan penggalian kemarin yang ditemukan sementara diduga pagar candinya. Selain itu, masih belum ada," kata Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Perlindungan BPCB Yogyakarta Muhammad Taufik.

Temuan baru itu pun masih perlu didalami lagi. Namun, paling tidak nantinya penggalian lebih mudah karena tinggal diurutkan dari pagar candi tersebut.

"Belum bisa dipastikan. Tapi kalau dilihat dari susunannya, sepertinya talud atau pagar," ucapnya.

Jika di situs Karangbajang ini tak diteruskan, nantinya ekskavasi akan dipindahkan ke tempat lain yang diduga ada benda cagar budayanya. "Temuan-temuan lain dari laporan masyarakat nanti bisa kita jadikan tempat alternatif untuk dilakukan ekskavasi," ucapnya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak