Kisah Runtuhnya Kerajaan Wengker usai Diserang Balik Raja Airlangga

Minggu, 26 Februari 2023 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Kerajaan ini berkembang dan rakyatnya hidup makmur. Diduga kehancuran kerajaan ini setelah terlibat dalam penyerangan Kerajaan Medang di Jawa Timur yang dipimping Raja Dharmawangsa Teguh.

Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis

Kerajaan Wengker bersama Wurawi dan Sriwijaya menyerang Medang pada 1016 Masehi. Serangan ini mengakibatkan Raja Dharmawangsa Teguh meninggal dunia.

Salah seorang yang selamat yakni menantunya, Airlangga, Pada saat serangan itu, Airlangga sedang melangsungkan pernikahan dengan putri Raja Dharmawangsa Teguh.

Airlangga yang berhasil menyelamatkan diri dari serangan kemudian menyusun kekuatan untuk menyerang balik kerajaan yang telah menyerang Kerajaan Medang dan membunuh mertuanya.

Selang tiga tahun kemudian, yakni pada 1019 Masehi Airlangga dinobatkan menjadi Raja Kerajaan Panjalu yang beribukota di Kahuripan. Selanjutnya Raja Airlangga berusaha menyatukan memperluas kekuasaan, termasuk menyerang balik Kerajaan Wengker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Tabrakan Adu Banteng...
Tabrakan Adu Banteng Minibus vs Mobil Boks di Ponorogo, Jatim
Rekomendasi
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved