Hengki Ultimatum 4 Debt Collector yang Bentak Polisi: Kemarin Gagah Sekarang Kok Lari Terbirit-birit
Kamis, 23 Februari 2023 - 19:50 WIB
loading...
Polda Metro Jaya mengultimatum empat debt collector tersangka kasus penarikan paksa mobil milik selebgram Clara Shinta dan membentak anggota Polsek Tebet. Foto: MPI/Erfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengultimatum empat debt collector tersangka kasus penarikan paksa mobil milik selebgram Elisabeth Clara Shinta dan membentak anggota Polsek Tebet, untuk segera menyerahkan diri.
Baca juga: Murka Polisi Dibentak Debt Collector, Kapolda Metro Fadil Imran Perintahkan Sikat Habis Premanisme
Keempatnya kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keempat debt collector, yakni Erick Jonshon Saputra Simangunsong, Brian Fladimer, Jemmy Matatula, dan Yondri Hahemahwa.
"Saya ingin berpesan kepada empat orang ini, yang preman berkedok debt collector ini, kemarin kayaknya gagah sekali gitu ya, gagah, seram gitu ya, sekarang kok lari terbirit-birit. Kemarin macan sekarang jadi kucing," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, dalam jumpa pers, Kamis (23/2/2023).
Hengki memastikan anggotanya akan terus mengejar keempat tersangka. Pihaknya juga akan menindak tegas para debt collector yang melakukan pemaksaan dalam menarik kendaraan debitur. Polda Metro tidak memberikan ruang bagi premanisme di Jakarta.
"Kami menciptakan efek jera kepada spesialis buat pelaku- pelaku ini. Dri pelaku maupun yang belum tertangkap, maupun secara generalis masyarakat umum, bahwa tidak ada preman-preman lagi yang beraksi di DKI Jakarta," tandasnya.
Baca juga: Murka Polisi Dibentak Debt Collector, Kapolda Metro Fadil Imran Perintahkan Sikat Habis Premanisme
Keempatnya kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keempat debt collector, yakni Erick Jonshon Saputra Simangunsong, Brian Fladimer, Jemmy Matatula, dan Yondri Hahemahwa.
"Saya ingin berpesan kepada empat orang ini, yang preman berkedok debt collector ini, kemarin kayaknya gagah sekali gitu ya, gagah, seram gitu ya, sekarang kok lari terbirit-birit. Kemarin macan sekarang jadi kucing," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, dalam jumpa pers, Kamis (23/2/2023).
Hengki memastikan anggotanya akan terus mengejar keempat tersangka. Pihaknya juga akan menindak tegas para debt collector yang melakukan pemaksaan dalam menarik kendaraan debitur. Polda Metro tidak memberikan ruang bagi premanisme di Jakarta.
"Kami menciptakan efek jera kepada spesialis buat pelaku- pelaku ini. Dri pelaku maupun yang belum tertangkap, maupun secara generalis masyarakat umum, bahwa tidak ada preman-preman lagi yang beraksi di DKI Jakarta," tandasnya.
Lihat Juga :