Fenomena Ikan Melompat ke Dermaga Marunda Jadi Rebutan Pekerja, Ini Penjelasan BMKG
Rabu, 22 Februari 2023 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan, fenomena langka atau kemunculan ikan melompat ke darat terjadi saat air laut mengalami pasang dan angin yang tertiup cukup kencang.
"Fenomena ini dibarengi fase pasang maksimum sisi gelombang tinggi satu setengah hingga dua meter," ujarnya, Rabu (22/2/2023).
Dengan kondisi ikan naik ke daratan biasanya diikuti besaran angin yang cukup kencang yang dapat bertiup dengan kecepatan 20 hingga 25 km/jam. Hal ini pun membuat sejumlah efek di mana banyak biota laut mengalami perubahan.
"Penyebab utama fenomena ini adanya perbedaan oksigen di lapisan dalam dan permukaan laut. Penyebab lain di antaranya proses perpindahan massa air laut di dalam naik ke permukaan dengan membawa unsur-unsur hara tentunya di sini adalah peran dari kesuburan air laut itu sendiri," jelasnya.
Menurut dia, masyarakat tidak perlu khawatir hingga panik akibat hal ini. Sebab, kondisi tersebut tidak berkaitan akan terjadinya tsunami atau gempa bumi.
"Fenomena ini dibarengi fase pasang maksimum sisi gelombang tinggi satu setengah hingga dua meter," ujarnya, Rabu (22/2/2023).
Dengan kondisi ikan naik ke daratan biasanya diikuti besaran angin yang cukup kencang yang dapat bertiup dengan kecepatan 20 hingga 25 km/jam. Hal ini pun membuat sejumlah efek di mana banyak biota laut mengalami perubahan.
"Penyebab utama fenomena ini adanya perbedaan oksigen di lapisan dalam dan permukaan laut. Penyebab lain di antaranya proses perpindahan massa air laut di dalam naik ke permukaan dengan membawa unsur-unsur hara tentunya di sini adalah peran dari kesuburan air laut itu sendiri," jelasnya.
Menurut dia, masyarakat tidak perlu khawatir hingga panik akibat hal ini. Sebab, kondisi tersebut tidak berkaitan akan terjadinya tsunami atau gempa bumi.
(jon)
Lihat Juga :