Parah! Sampah Numpuk di Natuna Akibat Tak Ada Anggaran BBM dan Gaji Sopir
Jum'at, 17 Februari 2023 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya ada 1 saja yang beroperasi karena pas ada minyak BBM," katanya.
Menurutnya, DLH Kabupaten Natuna selalu memberikan anggaran BBM untuk armada sampah setiap dua kali dalam satu minggu. Namun hal tersebut terkendala lantaran DLH Kabupaten Natuna diduga tidak memiliki anggaran untuk operasional.
Baca juga: Sempat Ditahan di Malaysia, Nelayan Natuna Dipulangkan
Untuk hari ini, masih ada satu armada yang beroperasi mengangkut sampah dari TPS Pasar Ranai ke TPA Sebayar. Nantinya, sampah di TPS diperkirakan akan semakin menumpuk jika tidak diberikan dana untuk beli BBM.
"Biaya yang diberikan sekitar Rp150.000 hingga Rp500.000 dua kali dalam seminggu. Itu untuk angkut dari TPS ke TPA dan Selat Lampa ke TPA. Ini masih ada satu yang beroperasi dan sampah bisa menumpuk kalau terus begini," katanya.
Menurutnya, DLH Kabupaten Natuna selalu memberikan anggaran BBM untuk armada sampah setiap dua kali dalam satu minggu. Namun hal tersebut terkendala lantaran DLH Kabupaten Natuna diduga tidak memiliki anggaran untuk operasional.
Baca juga: Sempat Ditahan di Malaysia, Nelayan Natuna Dipulangkan
Untuk hari ini, masih ada satu armada yang beroperasi mengangkut sampah dari TPS Pasar Ranai ke TPA Sebayar. Nantinya, sampah di TPS diperkirakan akan semakin menumpuk jika tidak diberikan dana untuk beli BBM.
"Biaya yang diberikan sekitar Rp150.000 hingga Rp500.000 dua kali dalam seminggu. Itu untuk angkut dari TPS ke TPA dan Selat Lampa ke TPA. Ini masih ada satu yang beroperasi dan sampah bisa menumpuk kalau terus begini," katanya.
Lihat Juga :