Satreskrim Selidiki Kasus Dugaan Pencabulan 3 Perempuan di Bandung
Rabu, 15 Juli 2020 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
"Hubungan antara pelapor dengan terlapor awalnya kenalan via media sosial lalu ketemu di Bandung. Untuk pelapor di bawah umur, pengakuannya ditawari pekerjaan. Soal tato juga kami dalami," tutur Kasatreskrim.
Terlapor DC, ungkap AKBP Galih, segera dipanggil untuk mengkonfirmasi pengaduan para pelapor. "Hasil penyelidikan segera rampung. Terlapor ini inisialnya DC. Katanya Ketua Sahabat Polisi. Tapi untuk tugas profesional saja, tidak melihat siapa yang dilaporkan," ungkap AKBP Galih.
Saat dihubungi wartawan via ponsel pada Minggu (12/7/2020) malam, DC membantah tuduhan korban. "Semua tuduhan tidak benar. Saya punya bukti dan saksi yang menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan itu memang tidak benar," tegas DC.
DC mengaku akan kooperatif dengan penegak hukum Satreskrim Polrestabes Bandung jika kelak dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. "Saya akan kooperatif dan membantu penyidik. Saya akan jelaskan sebenar-benarnya disertai saksi dan bukti," ujar DC.
Terlapor DC, ungkap AKBP Galih, segera dipanggil untuk mengkonfirmasi pengaduan para pelapor. "Hasil penyelidikan segera rampung. Terlapor ini inisialnya DC. Katanya Ketua Sahabat Polisi. Tapi untuk tugas profesional saja, tidak melihat siapa yang dilaporkan," ungkap AKBP Galih.
Saat dihubungi wartawan via ponsel pada Minggu (12/7/2020) malam, DC membantah tuduhan korban. "Semua tuduhan tidak benar. Saya punya bukti dan saksi yang menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan itu memang tidak benar," tegas DC.
DC mengaku akan kooperatif dengan penegak hukum Satreskrim Polrestabes Bandung jika kelak dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. "Saya akan kooperatif dan membantu penyidik. Saya akan jelaskan sebenar-benarnya disertai saksi dan bukti," ujar DC.
(awd)
Lihat Juga :