Politikus Partai Perindo Nilai Kebijakan ERP Perlu Didalami
Minggu, 05 Februari 2023 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Johannes, jangan sampai sistem ERP justru mempersulit warga. "Tanpa lewat jalur ERP pun saya akan sampai ke tujuan dan modanya juga banyak, moda transportasinya juga banyak," katanya.
"Kita mesti lihat, apakah zona-zona yang akan diterapkan ERP itu sudah ada alternatif koridor untuk orang yang tidak mau memakai ERP. Kemudian, apakah transportasi sudah sangat tersedia di situ. Jujur saja, bicara MRT oke dari selatan sampai ke pusat. Timur ke barat gimana? Nah, sementara kalau mau diterapkan ERP ini di zona timur-barat orang nggak ada pilihan," katanya.
Dia mencontohkan bagaimana seharusnya ERP diterapkan. "Contoh Tol Jawa sekarang itu option, kamu nggak mau bayar tol ke Surabaya (harga) Rp600 ribu, ada Pantura, ada jalur Pantai Selatan, ada jalur Utara," ucapnya.
"Mau cepat ya tol. Dan ERP should be like that, tapi bukan berarti kalau saya nggak masuk jalur ERP saya nggak bisa datang ke sini," sambungnya.
"Kita mesti lihat, apakah zona-zona yang akan diterapkan ERP itu sudah ada alternatif koridor untuk orang yang tidak mau memakai ERP. Kemudian, apakah transportasi sudah sangat tersedia di situ. Jujur saja, bicara MRT oke dari selatan sampai ke pusat. Timur ke barat gimana? Nah, sementara kalau mau diterapkan ERP ini di zona timur-barat orang nggak ada pilihan," katanya.
Dia mencontohkan bagaimana seharusnya ERP diterapkan. "Contoh Tol Jawa sekarang itu option, kamu nggak mau bayar tol ke Surabaya (harga) Rp600 ribu, ada Pantura, ada jalur Pantai Selatan, ada jalur Utara," ucapnya.
"Mau cepat ya tol. Dan ERP should be like that, tapi bukan berarti kalau saya nggak masuk jalur ERP saya nggak bisa datang ke sini," sambungnya.
(jon)
Lihat Juga :