Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Sabtu, 04 Februari 2023 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Namun yang paling menarik adalah terjadinya peristiwa percekcokan rumah tangga Pakubuwono III. Dalam Babad Prayud karya Yasadipura disebutkan bagaimana raja Jawa itu berniat menceraikan istrinya, karena tidak kunjung memperoleh keturunan.
Kanjeng Ratu Kencana yang berasal dari Madura, dinikahi Raden Mas Suryadi (nama kecil Pakubuwono III) saat Raden Mas Suryadi masih berstatus pangeran. Keduanya menikah sejak tahun 1748 dan selama Pakubuwono III memerintah 13 tahun, sang ratu belum juga dikaruniai anak. Sementara Pakubuwono III sudah mendambakan hadirnya pewaris kerajaan.
Gelagat Pakubuwono III yang ingin cerai sekaligus mencari ratu pengganti, tercium. Hubungan suami istri itu pun jadi tegang. Saat pejabat tinggi Kompeni Belanda Huprup Beman diminta bantuan untuk memulangkan Kanjeng Ratu Kencana ke Madura, Sang Ratu sontak meradang.
Di halaman istana kerajaan, Ratu Kencana mempertontonkan kenekatan gaya Madura. Keris Kiai Bojiparang dan Kiai Urubjingga dihunus. Begitu juga pistol Kiai Kancaka Rupakinca. Ia menantang suaminya bertempur.
Baca juga: Kisah Skandal Panembahan Senopati Bercinta dengan Istri Sultan Pajang hingga Punya Anak Laki-laki
Pakubuwono III yang hanya diiringi tiga abdi dalem terkejut dan sekaligus merasa tersudut. Raja pun memilih kabur. Dalam buku Jawa On The Subject of Java yang mengutip isi Babad Prayud menuliskan, raja berusaha naik tembok istana sebelah timur yang sebelumnya sudah dipasang tangga oleh abdi dalem.
Entah apa yang terjadi. Saat memanjat tangga dengan tergesa-gesa celana raja ketinggalan. "Seorang abdi dalem yang kecil diperintah meminjam celana," demikian yang tertulis dalam buku Jawa On The Subject of Java.
Kanjeng Ratu Kencana yang berasal dari Madura, dinikahi Raden Mas Suryadi (nama kecil Pakubuwono III) saat Raden Mas Suryadi masih berstatus pangeran. Keduanya menikah sejak tahun 1748 dan selama Pakubuwono III memerintah 13 tahun, sang ratu belum juga dikaruniai anak. Sementara Pakubuwono III sudah mendambakan hadirnya pewaris kerajaan.
Gelagat Pakubuwono III yang ingin cerai sekaligus mencari ratu pengganti, tercium. Hubungan suami istri itu pun jadi tegang. Saat pejabat tinggi Kompeni Belanda Huprup Beman diminta bantuan untuk memulangkan Kanjeng Ratu Kencana ke Madura, Sang Ratu sontak meradang.
Di halaman istana kerajaan, Ratu Kencana mempertontonkan kenekatan gaya Madura. Keris Kiai Bojiparang dan Kiai Urubjingga dihunus. Begitu juga pistol Kiai Kancaka Rupakinca. Ia menantang suaminya bertempur.
Baca juga: Kisah Skandal Panembahan Senopati Bercinta dengan Istri Sultan Pajang hingga Punya Anak Laki-laki
Pakubuwono III yang hanya diiringi tiga abdi dalem terkejut dan sekaligus merasa tersudut. Raja pun memilih kabur. Dalam buku Jawa On The Subject of Java yang mengutip isi Babad Prayud menuliskan, raja berusaha naik tembok istana sebelah timur yang sebelumnya sudah dipasang tangga oleh abdi dalem.
Entah apa yang terjadi. Saat memanjat tangga dengan tergesa-gesa celana raja ketinggalan. "Seorang abdi dalem yang kecil diperintah meminjam celana," demikian yang tertulis dalam buku Jawa On The Subject of Java.
Lihat Juga :