Minyakita Langka di KBB, Banyak Konsumen Beralih ke Minyak Curah Tanpa Kemasan
Kamis, 02 Februari 2023 - 12:51 WIB
loading...
Langkanya produk minyak goreng subsidi Minyakita di KBB membuat banyak konsumen yang beralih ke minyak goreng curah tanpa kemasan yang kini harganya juga mengalami kenaikan. Foto/MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Kelangkaan minyak goreng curah bersubsidi Minyakita masih terjadi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Akibat minimnya stok barang yang ada, pedagang terpaksa menjual dengan harga lebih mahal dan tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Sudah seminggu minyak goreng merek Minyakita gak ada. Konsumen juga pada nanyain kenapa, barangnya sekarang jadi susah," kata salah seorang pedagang di Pasar Tagog Padalarang, Lia Setiana (46), Kamis (2/2/2023).
Sejak barangnya langka, harga Minyakita yang sudah ditetapkan berdasarkan HET Rp14.000 per liter akhirnya mengalami kenaikan. Kini rata-rata dijual dengan harga di kisaran Rp16.000 sampai Rp16.500 per liter. Itupun kalau barangnya ada yang kirim dari sales atau distributor.
Baca juga: Baru Sehari Menjabat, Plt Satpol PP dan Damkar Cianjur Arif Purnawan Dicopot
Menurutnya, saat kondisi normal biasanya banyak sales yang menawarkan Minyakita atau pihak distributor yang menge-drop langsung. Tapi sekarang tidak ada yang datang, kalaupun ada pengiriman jumlahnya terbatas dan langsung habis dibeli konsumen.
Namun dikarenakan kelangkaan yang terjadi, konsumen yang sudah terbiasa dengan Minyakita pada akhirnya beralih ke minyak curah tanpa kemasan. Kebanyakan mereka adalah konsumen dari kalangan pedagang atau pemilik warung untuk dijual lagi.
"Sudah seminggu minyak goreng merek Minyakita gak ada. Konsumen juga pada nanyain kenapa, barangnya sekarang jadi susah," kata salah seorang pedagang di Pasar Tagog Padalarang, Lia Setiana (46), Kamis (2/2/2023).
Sejak barangnya langka, harga Minyakita yang sudah ditetapkan berdasarkan HET Rp14.000 per liter akhirnya mengalami kenaikan. Kini rata-rata dijual dengan harga di kisaran Rp16.000 sampai Rp16.500 per liter. Itupun kalau barangnya ada yang kirim dari sales atau distributor.
Baca juga: Baru Sehari Menjabat, Plt Satpol PP dan Damkar Cianjur Arif Purnawan Dicopot
Menurutnya, saat kondisi normal biasanya banyak sales yang menawarkan Minyakita atau pihak distributor yang menge-drop langsung. Tapi sekarang tidak ada yang datang, kalaupun ada pengiriman jumlahnya terbatas dan langsung habis dibeli konsumen.
Namun dikarenakan kelangkaan yang terjadi, konsumen yang sudah terbiasa dengan Minyakita pada akhirnya beralih ke minyak curah tanpa kemasan. Kebanyakan mereka adalah konsumen dari kalangan pedagang atau pemilik warung untuk dijual lagi.
Lihat Juga :