Realisasi Kredit UMKM di Sulsel Naik Jadi Rp55 Triliun
Selasa, 31 Januari 2023 - 01:27 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan jauh lebih tinggi dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Untuk penghimpunan DPK tumbuh 2,37 persen dengan nominal Rp116,99 triliun, terdiri dari giro Rp17,79 triliun, tabungan Rp72,44 triliun, dan deposito Rp26,76 triliun.
Berdasarkan pada sektor lapangan usaha, pertumbuhan kredit dengan share tertinggi yakni di sektor perdagangan 26,09 persen, sektor pertanian, perburuan dan kehutanan 7,84 persen dan industri pengolahan 4,42 persen.
Di sektor bukan lapangan usaha, kredit untuk pemilikan peralatan rumah tangga lainnya dan untuk pemilikan rumah tinggal, ikut tumbuh masing-masing 4,32 persen (yoy) dan 4,93 persen (yoy) dengan share masing-masing 18,58 persen dan 14,13 persen. Baca juga: OJK Tuntaskan 20 Kasus Jasa Keuangan, Terbanyak di Sektor Perbankan
Secara keseluruhan total aset perbankan di Sulsel per Desember 2022 tumbuh 6,19 persen (yoy) mencapai nominal Rp174,54 triliun, terdiri dari aset Bank Umum Rp171,37 triliun dan aset BPR sebesar Rp3,16 triliun. Untuk kegiatan bank, aset perbankan konvensional mencapai Rp161,83 triliun dan aset perbankan syariah Rp12,71 triliun.
"Sejauh ini hingga akhir Desember 2022 perkembangan perbankan di Sulsel tumbuh posisi positif. Ini ditopang pada fungsi intermediasi cukup tinggi disertai tingkat risiko yang tetap aman. Kita berharap tahun ini bisa tumbuh lebih baik dari tahun lalu," tutupnya.
Berdasarkan pada sektor lapangan usaha, pertumbuhan kredit dengan share tertinggi yakni di sektor perdagangan 26,09 persen, sektor pertanian, perburuan dan kehutanan 7,84 persen dan industri pengolahan 4,42 persen.
Di sektor bukan lapangan usaha, kredit untuk pemilikan peralatan rumah tangga lainnya dan untuk pemilikan rumah tinggal, ikut tumbuh masing-masing 4,32 persen (yoy) dan 4,93 persen (yoy) dengan share masing-masing 18,58 persen dan 14,13 persen. Baca juga: OJK Tuntaskan 20 Kasus Jasa Keuangan, Terbanyak di Sektor Perbankan
Secara keseluruhan total aset perbankan di Sulsel per Desember 2022 tumbuh 6,19 persen (yoy) mencapai nominal Rp174,54 triliun, terdiri dari aset Bank Umum Rp171,37 triliun dan aset BPR sebesar Rp3,16 triliun. Untuk kegiatan bank, aset perbankan konvensional mencapai Rp161,83 triliun dan aset perbankan syariah Rp12,71 triliun.
"Sejauh ini hingga akhir Desember 2022 perkembangan perbankan di Sulsel tumbuh posisi positif. Ini ditopang pada fungsi intermediasi cukup tinggi disertai tingkat risiko yang tetap aman. Kita berharap tahun ini bisa tumbuh lebih baik dari tahun lalu," tutupnya.
(don)
Lihat Juga :