Sudah 15 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang di Masamba
Selasa, 14 Juli 2020 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
"Malam hari ini kami hentikan dulu, karena gerimis ini juga untuk keamanan relawan kita. Selain itu, kami berusaha menjangkau semua pengungsi yang tersebar di rumah warga," katanya.
Bupati perempuan ini menjelaskan, pada banjir bandang tersebut sejumlah wilayah terdampak. Ia menjelaskan dua desa yang paling parah di Kecamatan Masamba yakni Desa Rabba dan Meli.
Baca juga: Cerita Amir Warga Masamba yang Sempat Terbawa Arus Banjir Bandang
"Di Kecamatan Masamba ada dua kelurahan yaitu Bone dan Bone Tua, belum bisa diakses ke dalam karena jalan tertutup, kemudian Desa Rabba daneli yang paling parah. Ada empat dusun di Rabba dan 2 dusun di Meli," jelasnya.
Selain itu, Indah menjelaskan korban jiwa berdasarkan laporan yang ada saat ini yakni 15 orang, sementara ada 56 orang dilaporkan hilang.
Bupati perempuan ini menjelaskan, pada banjir bandang tersebut sejumlah wilayah terdampak. Ia menjelaskan dua desa yang paling parah di Kecamatan Masamba yakni Desa Rabba dan Meli.
Baca juga: Cerita Amir Warga Masamba yang Sempat Terbawa Arus Banjir Bandang
"Di Kecamatan Masamba ada dua kelurahan yaitu Bone dan Bone Tua, belum bisa diakses ke dalam karena jalan tertutup, kemudian Desa Rabba daneli yang paling parah. Ada empat dusun di Rabba dan 2 dusun di Meli," jelasnya.
Selain itu, Indah menjelaskan korban jiwa berdasarkan laporan yang ada saat ini yakni 15 orang, sementara ada 56 orang dilaporkan hilang.
Lihat Juga :