Sekjend JATMAN Kukuhkan 100 Relawan REMPUG Cianjur Bangkit
Senin, 30 Januari 2023 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Fawa menjelaskan, bahwa Kunjungan Sekjend JATMAN ke Cianjur, merupakan tindak lanjut dari rangkaian pengiriman bantuan yang telah dilakukan oleh JATMAN selama masa tanggap darurat bencana gempa Cugeunang.
"Setelah status tanggap darurat dicabut, kami melaporkan pada beliau bahwa para relawan akhirnya pulang ke asalnya masing-masing, sementara masalah di lingkungan para penyintas belum benar-benar selesai," sebutnya.
Akhirnya lanjut Fawa, beliau mengutus Indonesia Disaster Adaptive sebagai tim untuk memberikan pembekalan bagi relawan dari unsur masyarakat lokal. "Yang akhirnya kami beri nama REMPUG, Relawan Masyarakat Peduli Gempa," sebutnya.
Dikatakan Fawa, bahwa komunikasi yang terjalin dengan JATMAN pusat, serta do'a dan perhatian dari Rais Aam, Habib Muhammad Luthfi Ali bin Yahya, telah membangkitkan semangat kerelawanan para penyintas, dan mentransformasi mereka secara positif, untuk secara mandiri dan tanpa pamrih, berupaya membantu sebisa mungkin, menyelesaikan masalah-masalah yang muncul pasca status tanggap darurat dicabut.
"Relawan Masyarakat ini terdiri dari elemen santri, asatidz dan kiai dari Forum Pondok Pesantren. Sebelum pembekalan IDA Camp, mereka telah terjun ke masyarakat melaksanakan pelayanan apapun yang dapat dilakukan untuk meringankan beban para penyintas," tuturnya.
"Setelah status tanggap darurat dicabut, kami melaporkan pada beliau bahwa para relawan akhirnya pulang ke asalnya masing-masing, sementara masalah di lingkungan para penyintas belum benar-benar selesai," sebutnya.
Akhirnya lanjut Fawa, beliau mengutus Indonesia Disaster Adaptive sebagai tim untuk memberikan pembekalan bagi relawan dari unsur masyarakat lokal. "Yang akhirnya kami beri nama REMPUG, Relawan Masyarakat Peduli Gempa," sebutnya.
Dikatakan Fawa, bahwa komunikasi yang terjalin dengan JATMAN pusat, serta do'a dan perhatian dari Rais Aam, Habib Muhammad Luthfi Ali bin Yahya, telah membangkitkan semangat kerelawanan para penyintas, dan mentransformasi mereka secara positif, untuk secara mandiri dan tanpa pamrih, berupaya membantu sebisa mungkin, menyelesaikan masalah-masalah yang muncul pasca status tanggap darurat dicabut.
"Relawan Masyarakat ini terdiri dari elemen santri, asatidz dan kiai dari Forum Pondok Pesantren. Sebelum pembekalan IDA Camp, mereka telah terjun ke masyarakat melaksanakan pelayanan apapun yang dapat dilakukan untuk meringankan beban para penyintas," tuturnya.
Lihat Juga :