Jelang KTT ASEAN, DKI Minta Proyek Galian di Sudirman-Thamrin Disetop Sementara
Kamis, 26 Januari 2023 - 11:37 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta meminta sejumlah kontraktor menghentikan sementara proyek galian di jalan protokol Ibu Kota jelang KTT ASEAN.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta meminta sejumlah kontraktor menghentikan sementara proyek galian di jalan protokol Ibu Kota salah satunya Jalan Sudirman-Thamrin. Sebab, Jakarta akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN pada September 2023 mendatang.
“Gali menggali itu mungkin bisa bulan ini sampai bulan depan. Tapi, nanti menuju September tidak ada lagi galian,” ungkap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho kepada awak media di Jakarta, Rabu (25/1/2023).
Adapun jalan protokol yang dimaksud di antaranya Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, hingga ruas jalan menuju Bandara Soetta yang merupakan akses jalan yang dilewati tamu negara KTT ASEAN.
Sedangkan kontraktor yang mengerjakan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) atau kabel bawah tanah di kawasan lain tetap diperbolehkan.
“Misalnya di pinggiran timur, atau pinggiran barat, silakan saja tapi kalau jalan protokol sudah kami larang dulu,” ucap Hari. Baca: Atasi Kabel Udara Semrawut, Pemprov DKI Bakal Bangun SJUT Sepanjang 200 Km
Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melakukan kunjungan lapangan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi untuk meninjau persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
“Gali menggali itu mungkin bisa bulan ini sampai bulan depan. Tapi, nanti menuju September tidak ada lagi galian,” ungkap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho kepada awak media di Jakarta, Rabu (25/1/2023).
Adapun jalan protokol yang dimaksud di antaranya Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, hingga ruas jalan menuju Bandara Soetta yang merupakan akses jalan yang dilewati tamu negara KTT ASEAN.
Sedangkan kontraktor yang mengerjakan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) atau kabel bawah tanah di kawasan lain tetap diperbolehkan.
“Misalnya di pinggiran timur, atau pinggiran barat, silakan saja tapi kalau jalan protokol sudah kami larang dulu,” ucap Hari. Baca: Atasi Kabel Udara Semrawut, Pemprov DKI Bakal Bangun SJUT Sepanjang 200 Km
Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melakukan kunjungan lapangan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi untuk meninjau persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
Lihat Juga :